Pertumbuhan Pesat, AS Lirik Indonesia

Tidak ada komentar 89 views

Bali, (DOC) – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry ingin meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Indonesia yang dinilainya sebagai salah satu negara APEC dengan pertumbuhan ekonomi pesat dan kuat.
“Amerika Serikat ingin bekerja sama lebih dekat dengan Indonesia dan negara APEC lainnya,” kata Kerry saat memberikan keterangan persnya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai lebih dari 6 persen menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang tumbuh signifikan utama di kawasan Asia Pasifik di tengah sejumlah negara mengalami kemunduran pertumbuhan ekonomi.
Politisi kelahiran Colorado, Amerika Serikat itu menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra terpenting karena dinilai memiliki peraturan perdagangan yang transparan dan akuntabilitas.
“Indonesia telah membuktikan diri sebagai ‘partner’ yang signifikan bagi kami,” ucapnya.
Indonesia, lanjut mantan Senator AS itu, merupakan salah satu negara eksportir terbesar dengan sumber daya yang melimpah sehingga dinilai mampu berkontribusi untuk pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik.
Sementara itu Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Michael Froman ditempat yang sama menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia dan salah satu negara kunci di G20.
Ia menilai bahwa Indonesia berperan dalam perspektif “emerging economy” hingga sistem ekonomi global.
“Indonesia juga akan menjadi tuan rumah pertemuan menteri perdagangan dunia (WTO), ini kepemimpinan dalam hal sistem perdagangan internasional,” ucapnya.
Data dari Kementerian Perdagangan RI mencatat, total nilai perdagangan Amerika Serikat dengan Indonesia, pada periode Januari-Maret 2013 sebesar 6,7 juta dolar AS, atau meningkat sebesar 3,45 persen apabila dibandingkan dengan periode sama tahun 2012, sebesar 6,49 juta dolar AS.
Total perdagangan tersebut, terdiri dari ekspor Indonesia pada periode Januari-Maret 2013 sebesar 4,7 juta dolar AS. Sedangkan nilai impor Indonesia pada periode sama sebesar 1,9 juta dolar AS.
Sementara itu terkait keberadaan APEC, Mantan Asisten Presiden Obama di Gedung Putih itu menyatakan bahwa forum ekonomi itu merupakan forum perdagangan untuk ekonomi dan pembangunan di kawasan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mempererat kerja sama dengan negara anggota APEC yang dinilai merupakan kawasan yang perekenomiannya tumbuh cepat di dunia.
“Kami di sini untuk memperluas ekspor dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
APEC, lanjut Froman, mewakili 55 persen pendapatan per kapita dunia dan kontribusi 45 persen perdagangan barang dan jasa global.
Dia menyebutkan bahwa Amerika Serikat telah mengekspor barang dan jasa ke kawasan APEC hampir 1 triliun dolar AS.
“Jumlah itu lebih dari 50 persen dari total ekspor kami dan ekspor tersebut mendukung sektor tenaga kerja di Amerika Serikat,” ujarnya. (bdc/r4)