Perusahaan Migas Australia Kelola Blok Northwest Natuna

Jakarta, (DOC) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi menyetujui usul perusahaan migas asal Australia, Santos Limited sebagai operator Blok Northwest Natuna menggantikan AWE Limited.
VP Santos Asia Pacific Martyn Eames dalam siaran pers di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya juga memperoleh persetujuan akuisisi 50 persen hak partisipasi (participating interest/PI) blok tersebut dari AWE.
Dengan pengalihan tersebut, pemegang PI Northwest Natuna menjadi Santos 50 persen sekaligus operator dan AWE yang juga berasal dari Australia, berkurang menjadi 50 persen.
Perusahaan migas asal Australia tersebut memperoleh persetujuan pengalihan PI dari Dirjen Migas Kementerian ESDM atas nama Menteri ESDM pada 17 Oktober 2013. Sedangkan, persetujuan operator diberikan SKK Migas pada 7 November 2013.
Blok Northwest Natuna di lepas pantai Natuna memiliki Lapangan Ande Ande Lumut dengan potensi cadangan terbukti dan terduga (proved and probable/2P) sekitar 100 juta barel ekuivalen minyak.
Ande Ande Lumut ditemukan April 2000 dan selanjutnya dilakukan pengeboran dua sumur penilai pada 2006.
Sejumlah rencana pengembangan yang akan dilakukan Santos di Northwest Natuna antara lain memasang anjungan sumur lepas pantai (well-head platform) dan satu unit floating production storage and offloading (FPSO).
Pengambilan minyak (offtake) akan dilakukan dengan menggunakan tanker ulang-alik (shuttle). Santos menargetkan keputusan akhir investasi (final investement decision/FID) diharapkan rampung pada 2014.
Saat ini, Santos mengoperasikan tiga lapangan lepas pantai yaitu Maleo, Oyong, dan Wortel di Blok Madura Offshore, Jatim, serta tengah mengerjakan proyek keempat yakni Lapangan Peluang di blok yang sama. (we/r4)