PESERTA EVP DIJAMU MAKAN SIANG WALIKOTA SURABAYA; DISUGUHI MENU MAKANAN TRADISIONAL

Surabaya, kpujatim.go.id – Peserta Election Visit Program (EVP) 2018 bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan KPU Provinsi Jawa Timur mendapat kesempatan jamuan makan siang, di rumah dinas Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (28/6). Jamuan makan siang menyuguhkan menu tradisional.

Hadir langsung mendampingi delegasi EPV yang berasal dari 9 negara, yakni Ketua KPU RI Arief Budiman dan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito, Gogot Cahyo Baskoro (Divisi SDM dan Parmas), Choirul Anam (Divisi Perencanaan dan Data), Dewita Hayu Shinta (Divisi Keuangan, Umum dan Logistik) serta Eberta Kawima (Sekretaris).

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI Arief Budiman menyatakan, diriya bersama delegasi EPV datang ke Surabaya bukan hanya soal pekerjaan saja. Di sisi lain juga mengenalkan setiap sudut sisi Kota Surabaya kepada para pemantau asing yang hadir melalui acara EPV. Sebab menurutnya, Surabaya tidak hanya penuh keterbukaan, tapi juga tempat yang menyenangkan.

“Banyak perubahan di Kota Surabaya, jauh lebih hijau dan bersih. Saya selalu mengajak kawan luar Surabaya datang menikmati Kota Surabaya, termasuk melewati Dolly,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Arif ini menambahkan, saat ini kawasan gang Dolly sudah berubah yang awalnya dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara, sekarang sudah menjadi kawasan dengan basis UMKM yang produktif. Hal yang tidak terbayangkan itu ternyata mampu dirumah oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

“Ternyata bu Risma mampu mengubahnya. Terima kasih bu Risma, saya tidak lagi malu mengajak kawan-kawan saya datang ke Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menambahkan, dirinya adalah produk pemilihan langsung yang pertama. Menurutnya, kalau tidak ada Pemilu atau Pilkada kemungkinan dirinya tidak bisa menjadi seperti sekarang, terlebih hanya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan gaji yang pas-pasan.

Modal bisa terpilih menjadi Walikota, menurutnya lebih pada bekerja dengan baik. Risma pernah menyaampaikan kepada masyarakat Surabaya, jika mereka masih ingin dirinya terpilih lagi sebagai Walikota, maka masyarakat yang harus kampanye.

“Dan saya membuktikan dengan uang yang pas-pasan saya bisa menang. Terpenting kita membuktikan dengan kerja keras untuk masyarakat,” pungkasnya. (MC – ANY/BIB/BAY)

KPU Jatim