Pj Walikota Janji Bantu SMPN 10

Tidak ada komentar 399 views

reuni_smpn_10Surabaya,(DOC) – Kehadiran Karina Soekawo dan Tri Rismaharini membuat sejumlah guru dan alumni SMPN 10 kecewa.  Lebih-lebih para guru senior yang pernah mengajar dua tokoh penting yang jadi kebangaan SMPN 10 itu. Untung, kekecewaan terobati dengan hadirnya pejabat (PJ) Walikota Surabaya, Drs Nurwiyatno MSI. “Gimana ndak kecewa, wong kita ini sudah menunggu-nunggu dari lama untuk bisa bertemu Bu Nina dan Bu Risma lho,” kata Yono (82)  koordinator purna guru SMPN 10 yang disambut anggukan sejumlah guru-guru lainnya,Minggu(10/01/2016) kemarin.

Kekecewan mereka cukup berasalan. Risma dan Nina Soekarno adalah dua sosok alumni syarat prestasi.  Dua perempuan inilah yang diharapkan mampu mengangkat SMPN 10 untuk bisa lebih baik lagi. Mengingat kondisi sekolahan masih seperti sebelumnya. “Masih banjir kalau hujan,” kata Suparman (73) guru sejarah Nina Karwo, isteri Gubernur Jawa Timur dan Walikota Surabaya terpilih, Tri Rismaharini itu.

Tidak hanya itu. Acara reuni SMPN 10 bertema Ikasdasa Berkarya itu dijadikan ajang curhat para murid. Dihadapan PJ Walikota Surabaya, para murid yang masih bersekolah menyampaikan uneg-unegnya di atas panggung, silih berganti. “Dari bapak saya sekolah sampai sekarang, SMP kita masih tetap saja.  Kalau hujan seperti sekarang, banjir. Terpaksa baju kita kembloh,’’ ucap Rini—siswi termuda yang diminta menyampikan kesan dan pesannya oleh Lutfi Galajapo di atas panggung. Kontan, keluhan siswi kelas 8 itu disambut tepuk tangan alumni dan warga sekitar yang hadir.

Mendengar keluhan dan curhatan siswa dan guru, Nurwiyatno yang hadir di tegah-tengah acara reuni sekaligus Ultah SMPN 10 ke-56 berjanji akan mencarikan solusi dan jalan keluarnya. Tentu saja, sesuai dengan kapasitasnya sebagai pejabat walikota. ‘’InsyaAllah. Sekali lagi InsyaAllah apa yang dikeluhkan dan disampaikan adik-adik serta guru-guru akan saya tampung untuk dicarikan jalan keluar bersama,” ungkap Nurwiyatno yang lagi-lagi disambut tepuk tangan yang hadir.

Meskipun bukan alumni SMPN 10, Nurwiyanto mengaku bangga bisa berada di tengah-tengah guru dan para alumni yang jumlahnya lebih dari 5.000 orang itu.  Kebanggaan Nur dikarekan sekolah tersebut sudah meluluskan berbagai macam tokoh penting di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. “Saya baru tahu. BuTri Rismaharini walikota terpilih ternyata lulusan SMPN 10. Juga bude Karwo, isteri pak Gubernur Jawa Timur yang atasan saya,’’ ucap Nurwiyanto di atas panggung.

Tidak ada alasan, jika Nur lantas cuek bebek. Meskipun kelak harus kembali lagi ke posnya, sebagai Kepala Inspektorat Pemprov Jatim, Nur berjanji menyampaikan keluhan tersebut. Bila perlu, Nur juga akan menyampaikan langsung kepada walikota terpilih. “SMPN 10 ini aset yang harus diperhatikan,” tandas pejabat eselon 2 itu.

Sebelum acara panggung hiburan dimulai, Nur diminta melepas peserta jalan sehat yang digelar di jalan Raya Kartini, pukul 06.00 WIB.   Setidaknya tercatat 10 ribu peserta jalan sehat yang terdiri atas siswa SMPN 10, alumni, guru dan purna guru serta masyarakat umum. Sejumlah hadiah menarik, seperti sepeda motor, 20 sepeda gunung, lemari es, kipas angin, handphone, kompor gas, tv led dll dibagikan.

Melihat antusiasme pengunjung, Nurwiyatno mengeluarkan dana pribadinya Rp 10 juta spontan untuk diundi. ‘’Semoga saja bertambahnya hadiah membuat teman-teman terhibur,’’ katanya sambil menyerahkan dana pribadinya kepada panitia di atas panggung. Acara reuni semakin gayeng dengan hadirnya alumni dari angkatan tahun pertama 1962 hingga tahun 2000. Para alumni itu membuat both pameran dengan aneka kreativitasnya masing-masing.(r7)