PKB Ikut Langkah Golkar dan PKS

Tidak ada komentar 107 views

Surabaya, (DOC) – Sikap fraksi-fraksi yang sebelumnya pada 6 Nopember 2013 mendukung pelaksanaan pemilihan wawali Surabaya pengganti Bambang DH, mulai berubah. Hal ini ditunjukan Fraksi PKB DPRD Surabaya. Pada 7 Nopember Fraksi PKB mengeluarkan instruksi untuk mematuhi atau mentaati Panlih.
Hal ini berbeda saat pertama pemilihan itu diajukan, Musrifah dan Masduki Toha anggota Fraksi PKB mendukung pelaksanaan itu. Namun dengan keluarnya instruksi baru, maka Panlih mendapat dukungan total dari fraksi ini.
Sebelumnya, dua fraksi, Golkar dan PKS telah menolak pelaksanaan pemilihan 6 dan 7 Nopember. Kini dua fraksi itu semakin bertambah kekuatan. Sehingga tak kuorumnya suara mendukung pemilihan itu memiliki kans semakin besar.
Disampaikan Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin, sikap PKB terkait pemilihan wawali menurut dia sangat wajar kalau tak kuorum karena pemilihan itu terkesan dipaksakan.
“Makanya saya lusa lalu sudah katakan, bubarkan Panlih dulu baru diambil alih. Ini menyangkut pemilihan pada 6 Nopember,” tegas Syamsul Arifin.
Syamsul Arifin juga menegaskan, DPC PKB saat ini tak menginstruksikan adanya pemboikotan pemilihan wawali. Namun menurut Syamsul Arifin, Fraksi PKB sudah mengeluarkan instruksi untuk menghormati seluruh keputusan yang diambil oleh Panlih.
“Panlih dibentuk untuk mengatur segala kebutuhan teknis untuk pemilihan wawali bukan dengan cara-cara yang seakan dipaksakan. Kalau kemarin, dia (Masduki Toha dan Musrifah, red) ada di rencana pemilihan. Tapi kini fraksi sudah mengeluarkan instruksi tertulis dan instruksi itu mungkin belum sampai ke Cak Duki (panggilan akrab Masduki Toha, red). Instruksi mentaati Panlih ini baru hari ini dikeluarkan Fraksi PKB,” tegas Syamsul Arifin. (co/r4)