Plt Bupati Lumajang Diperiksa 6 Jam Oleh Panwas dan Penyidik

Foto : Plt Bupati Lumajang dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes meninggalkan kantor Panwaslu

Lumajang,(DOC) – Terkait dengan laporan mutasi sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Lumajang pada bulan Februari 2018 lalu, Plt Bupati Lumajang  dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes, dimintai keterangan oleh Panwaslu dan penyidik Polres Lumajang.

Dr Buntaran Suprianto di periksa oleh Panwaslu dan penyidik Polres Lumajang berlangsung hampir 6 jam, dimulai pukul 21.00 WIB, pada hari Jumat (25/5/2018), baru selesai sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu pagi(26/5/2018).

Sejumlah awak media yang melakukan peliputan terpaksa bertahan di kantor Panwaslu sambil bergadang dan makan sahur, termasuk Plt Bupati Lumajang juga makan sahur di kantor panwaslu.

Ketika di temui sejumlah awak media Plt Bupati Lumajang  dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes mengatakan, ada ratusan pertanyaan yang diajukan oleh Panwaslu dan penyidik Polres Lumajang tentang mutasi tersebut.

“Saya lupa ada beberapa pertanyaan Mungkin ratusan pertanyaan. Baik yang dilakukan oleh Panwaslu maupun penyidik kepolisian”, ujar dr. Buntaran.

Plt Bupati menjelaskan, bahwa keduanya mempertanyakan soal data-data yang muncul ke permukaan, soal pilkada.

“Ada 2 data soal mutasi. Mana yang benar dan mana data yang salah, itu sampai saat ini belum tahu. Mungkin wartawan pernah diberitahu untu melihat berita acara rekom ada di di BKD (Badan Kepegawaian Daerah).  Karena, hingga sekarang berita acara mutasi tersebut tidak pernah diketahuinya,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah dirinya akan dimntai klarifikasi lagi terkait kasus dugaan adanya kejanggalan mutasi tersebut, dirinya menyampaikan belum tahu karena masih banyak saksi yang akan di hadirkan.

“Saya tidak tahu apakah masih akan dimintai klarifikasi lagi atau tidak,” tutur Buntaran.

Menurutnya, sudah ada 4 pejabat Pemkab yang sudah dipanggil panwas dan penyidik.

“Mereka yang pernah pamit ke saya sebagai saksi antara lain Agung, Cahyo, Arba’ie, dan Lutfi. Mereka pamit baik-baik untuk memenuhi undangan Panwas dan Penyidik. Seharusnya memang begitu, pamit dulu ke saya selaku Plt Bupati. Karena kita ini ada dalam struktur pemerintahan”, tuturnya.(mam/r7)