Polda Tempatkan Pasukan Brimob di 35 Lapas se-Jatim

Surabaya, (DOC) – Guna mengantisipasi agar kerusuhan lapas di Medan tidak terjadi di lapas Jatim, Kepolisian Daerah (Polda) Jatim akan menempatkan pasukan Brimob di 35 lapas se Jatim.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono usai acara pemberangkatan pasukan Brimob yang melakukan Napak Tilas Sejarah Perjuangan Bhayangkara Polri dari Sabang sampai Merauke di Polisi Istimewa Surabaya, Rabu (21/8) pagi mengatakan, penempatan pasukan Brimob di lapas di Jatim ini setelah pihak polda melakukan kerjasama atau mendapat persetujuan dari pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jatim.
“Sebanyak 30 pasukan Brimob dan dibantu oleh 10 anggota TNI serta petugas lapas akan melakukan penjagaan lapas di Jatim selama 24 jam,” tegas Kapolda Jatim saat didampingi Kasubid Penmas Polda Jatim Kombes Pol Suhartoyo.
Dikatakannya, untuk personil pengamanan di lapas ini disesuaikan dengan tingkat kerawanan seperti di Lapas Porong, Rutan Medaeng disiapkan 30 anggota kepolisian dan 20 dari TNI tingkat Koramil. “Pengamanan ini ada juga dilakukan petugas secara tertutup, dan terbuka semuanya bersiaga di luar rutan dan lapas. Sedangkan di dalam tetap dari pihak petugas lapas,” paparnya.
Terkait kondisi lapas di Jatim saat ini, ia mengatakan, saat ini kondisi di lapas maupun rutan di Jatim masih kondusif dan aman. “Kondisi masih kondusif karena saya perintahkan ke jajaran kepolisian baik Polres se Jatim untuk melakukan razia gabungan untuk memeriksa kondisi lapas di Jatim,” ujarnya.
Sementara, Plt Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Jatim, Bambang Sumardiyono, juga menginstruksikan internal agar mengoptimalkan tenaga staf untuk membantu jajaran pengamanan di dalam rutan dan lapas.
“Kami juga terus melakukan pendekatan secara kemanusiaan terhadap warga binaan serta secara berkelanjutan setiap hari meminta laporan kondisi kepada Karutan dan Kalapas,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan TNI yang membantu keamanan di lapas se Jatim, sehingga membuat kondisi lapas dan rutan saat ini masih kondusif.
Perlu diketahui di Jatim terdapat 22 lapas dan 12 rutan, serta 1 anak cabang rutan yang tersebar di Jatim. Dari jumlah tersebut, hanya 4 lapas dan 4 rutan yang tidak mengalami kelebihan kapasitas.
Keempat lapas itu adalah Lapas anak Klas II Blitar, Lapas Klas II A Pamekasan, Lapas Klas II B Bondowoso, dan Lapas Klas II B Pasuruan. Sedangkan 3 rutan yang tidak kelebihan kapasitas yakni, Rutan Klas II B Trenggalek, Rutan Klas II B Situbondo, Rutan Klas II B Sumenep dan Rutan Klas II B Sampang. (r12/r4)