Polisi Lumpuhkan Pencuri Sapi Asal Pasuruan

Tidak ada komentar 60 views

Lumajang,(DOC) – Suis pelaku spesialis pencurian sapi yang meresahkan warga akhirnya berhasil di bekuk Satreskrim Polres Lumajang, Selasa (19/9/2017) kemarin.
Pelaku yang tak lain merupakan warga Dusun Plososari, Desa Grati Kecamatan Pasuruan Kab. Pasuruan terpaksa di hadiahi timah panas oleh polisi karena melawan saat akan ditangkap.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Roy Prawirosastro menjelaskan, anggota Resmob awalnya mendapatkan informasi adanya pencurian sapi di Desa Selok Awar-awar, selanjutnya Anggota Resmob melakukan pencarian terhadap pelaku. Tak butuh waktu lama anggota resmob mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yg mengendarai kendaraan jenis mobil Xenia warna putih, dan kemudian sekira pukul 05.30 WIB. Anggota Resmob berhasil menghentikan di daerah Kunir dan menangkap pelaku.
Saat dilakukan penyergapan didalam mobil yang digunakan untuk kabur, pelaku sempat melakukan perlawanan, hingga melukai polisi.
“Dalam perkelahian, seorang anggota polisi bernama Agung terluka. Karena dianggap membahayakan petugas, polisi kemudian melepaskan timah panas untuk melumpuhkan Suis” ujarnya.
Dalam penangkapan tersebut pelaku sejumlah 2 orang langsung melarikan diri. Namun Saat akan kabur, kedua pelaku melepas bondet dengan ketapel kearah polisi, namun meleset.
“Alhamdullah bondet yang di lempar dengan menggunakan ketapel meleset tidak mengenai petugas,” tungkas Roy.
Kejadian pencurian sapi di jelaskan Kasat Reskrim, terjadi Selasa (19/9/2017) dini hari tadi di dusun, Krajan II Desa Selok Awar- Awar Kecamatan Pasirian korbannya yakni Nuri (58).
Kronologis kejadian para pelaku masuk ke dalam kandang dengan cara membuka pintu kandang yang terbuat dari bambu yang tidak dikunci dengan cara di ikat dengan tali tampar, kemudian pelaku melepas tali tampar sapi dan selanjutnya pelaku keluar melewati pintu semula dan membawa kabur sapi milik korban.”pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil Xenia,”kata Roy Prawirosastro.

Akibat perbuatanya, pelaku beserta barang bukti 1 (satu) unit mobil jenis Xenia, 3 buah senjata tajam jenis clurit, dan 15 (lima belas) utas tali tampar warna merah diamankan Satreskrim Polres Lumajang.
“Tersangka di jerat pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Dan polisi masih memburu dua pelaku lainnya warga Pasuruan dan Probolinggo yang kabur,”tegasnya.
Usai penangkapan, Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Ihwan Nusi kemudian menyerahkan sapi kepada pemiliknya yakni Nuri.
“Kami serahkan Barang bukti kedua ekor sapi inidengan tujuan untuk dirawat karena merupakan barang bukti guna proses penyidikan terhadap pelaku yang sudah di tangkap” Ungkap Kapolres.
AKBP Rachmad Iswan Nusi SIK MH mengatakan, penyerahan barang bukti sapi sama sekali tidak menggunakan biaya dan ini murni bantuan kepolisian untuk masyarakat
Dia menyampaikan kepada pemilik sapi untuk menjaga kekompakan dilingkungan guna mencegah terjadinya tindak pidana, selain itu Kapolres menekankan kepada semua warga masyarakat apabila ada kejadian kriminalitas agar secepatnya menghubungi pihak kepolisian sehingga bisa cepat diambil tindakan kepolisian.(mam/r7)