Polri Terjunkan Densus 88 ke Nganjuk

 Featured, Nasional

Sukabumi (DOC) – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan, Polri masih mendalami kasus penangkapan 50 santri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhfiya di Nganjuk, Jawa Timur.

Boy Rafli mengatakan, laporan dari masyarakat sekitar mengaku merasa resah dengan aktifitas para santri di pondok pesantren tersebut lantaran melakukan aktifitas latihan seperti perang dan membawa senjata tajam.

”Kami masih mendalami kasus tersebut,” kata Boy Rafli sela pelantikan siswa Sekolah Pembentukan Perwira Polri di Sukabumi, Selasa (13/11/2012).

Dia menegaskan, penangkapan puluhan santri yang sudah dievakuasi ke Polres Nganjuk ini juga untuk mengantisipasi aksi anarkistis dari warga sekitar yang merasa resah dengan kegiatan para santri tersebut yang selalu membawa senjata jika keluar ponpes.

”Kami sedang menyelidiki kasus ini dan memeriksa para santri tersebut untuk mengungkap kasus tersebut,” katanya.

”Densus 88 Anti Teror sudah turun untuk melakukan penyelidikan di lokasi. Kami khawatir mereka dibentuk menjadi teroris, untuk itu kami terus menyelidiki kasus ini,” kata dia. (sol/r3)