Prabowo Siap Lindungi Masyarakat Indonesia

Tidak ada komentar 166 views

Surabaya, (DOC) – Kekhawatiran masyarakat Indonesia terhadap Prabowo Subianto yang dinilai anti keturunan China, Tionghoa, anti Kristen dan lainnya terjawab gamblang. Hashim Djojohadikusumo menjelaskan calon presiden nomor urut 1 itu sampai kapanpun akan melindungi orang-orang Indonesia tanpa terkecuali. Itu artinya, Prabowo tidak akan bertinda diskriminasi terhadap bangsa sendiri.
“Prabowo sampai kapanpun akan melindungi orang Indonesia apapun suku, ras dan agamanya,” jelasnya saat menghadiri deklarasi dukungan persatuan Tionghoa (petir) kepada Prabowo Subianto-Hatta Radjasa di Hotel Shangrila, Rabu (2/7/2014).
Hashim hadir didampingi tokoh Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Dalam kesempatan itu dia meluruskan semua penilaian jelek terhadap kakak kandungnya itu. Penilaian tentang Prabowo hanya pro dengan rakyat pribumi dan masyarakat muslim tidak benar. Keluarga Prabowo sendiri ada yang memeluk islam, kristen, katolik dan lain-lain.
Dia juga menampik ancaman jika Prabowo kalah akan terjadi kerusuhan. Menurutnya, isu itu sengaja dihembuskan oleh pihak yang tida setuju dengan prabowo. Bahkan, Hashim mengaku pernah mendengar jika Prabowo menang pihak lawan akan membuat Indonesia kacau. Semua itu hanyalah wacana yang sengaja dimunculkan untuk menjegal Prabowo.
“Itu isu dari orang-orang yang tidak bersahabat dengan kami,” tegasnya.
Elektabilitas Prabowo-Hatta, diakuinya, merangkak naik melebihi Jokowi dan Jusuf Kalla. Hal ini berdasarkan enam polling yang dilakukan pada minggu lalu. Keenamnya bahkan menemukan elektabilitas pasangan presiden dan calon presiden nomor urut 1 itu diatas Jokowi-JK.
“Ada LSN kita enam persen diatas, saya dengar dari pak Hari Tanoesoedibjo, dia bikin polling sendiri, 7,5 persen diatas Jokowi,” terangnya.
Dia meyakini pemilihan presiden (pilpres) 2014 berlansung satu putaran. Ini dikarenakan masyarakat mengetahui tentang masing-masing profil dari kandidat capres-cawapres. Apalagi setiap calon telah mengikuti debat dan memaparkan visi-misinya ke depan.
Untuk mengamankan suara Prabowo-Hatta, tim sukses (timses) sudah menyiapkan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah menyiapkan ratusan ribu saksi untuk mencegah kecurangan saat pemungutan suara. Sebab, tidak jarang kebiasan saat pemilu di Indonesia kerap “beramain-main” ketika pemungutan suara.
Penasihat Kira Jatim Winarto Candra menampik Kira memberikan dukungan kepada Jokowi-JK. Menurutnya, dukungan itu hanya isu yang dibuat oleh orang-orang yang sengaja ingin memanaskan suasana. “Itu bukan pengurus yang bilang, kalau pengurus tentu dukung Pak Prabowo,” tegasnya di Shangrila kemarin. (ist/r4)