Presiden Mengapreasi Produk Mebel Pengrajin Pasuruan

Pasuruan,(DOC) – Di hari ketiga kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mendampingi Presiden SBY untuk mengunjungi Pasar Mebel Bukir Kota Pasuruan, Kamis (1/8). Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mengapresiasi aneka produk mebel yang dihasilkan pengrajin mebel di Pasar Mebel Bukir Kota Pasuruan.
Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Gubernur Jatim, dan beberapa menteri terkait mencermati aneka produk mebel seperti kursi, meja, jam, serta berbagai produk lain. Rombongan terlihat antusias mengamati hasil-hasil produksi mebel Kota Pasuruan dan berdialog dengan para pengrajin mebel. Para pengusaha mebel mengapresiasi atensi Presiden terhadap usaha mereka.
Presiden SBY memuji pengerjaan mebel yang cukup cepat, sebuah bale-bale ukuran besar bisa diselesaikan dalam tempo tiga hingga lima hari. Ini menjadikan produksi mebel Pasuran menjadi unggulan di Jatim. Mebel produksi Pasuruan sangat dikenal tidak hanya bagi kalangan pasar domestik atau lokal tetapi juga mancanegara.
Mebel di sini dinamai dengan sebutan yang unik, seperti Bulldog, Suami Takut Isteri, hingga Manohara. Presiden SBY, Ibu Ani, Pakde dan Bude Karwo tersenyum mendengar penjelasan pengrajin mengenai penamaan mebel-mebel yang mereka kerjakan.
Berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Prov. Jatim, penghasil mebel yang terkenal dari Kota Pasuruan adalah Sentra Industri Mebel Bukir. Jumlah industri kecil mebel di sentra ini adalah 78 persen dari IKM mebel di Kota Pasuruan yakni sebanyak 881 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 4.321 orang atau 83 persen.
Produk mebel utama dari sentra ini yakni lemari, meja, dan kursi. Untuk pemasaran dalam negeri terbagi menjadi pasar lokal seperti Blitar, Kediri, Tulungagung, dan pasar antar pulau seperti Kalimantan dan Sulawesi. Untuk pemasaran luar negeri, produk mebel banyak dipasarkan ke Eropa dan Amerika.
Ekspor komoditi kayu Jatim tahun 2012 sebesar 2.500.387.454 dollar Amerika dengan tujuan Amerika Serikat, Jepang, Australia, RRC, dan Belanda. Sebanyak 1,03 persen dari nilai ekspor komoditi pengolahan kayu berasal dari Kota Pasuruan atau 25.790.038,36 dollar Amerika. Volume ekspor komoditi kayu Jatim tahun 2012 sebanyak 1.500.312.970 kg, 0,84 persen berasal dari Kota Pasuruan atau 12.543.298,92.
Sedangkan nilai ekspor komoditi pengolahan kayu Kota Pasuruan Januari-Juni 2013 sebanyak 5.879.974,02 kg dengan nilai 10.166.160,70 dollar Amerika, meningkat 13,62 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2012 yang hanya mencapai 5.174.884,48 kg. Sementara dari sisi nilai ekspor mengalami kenaikan sebesar 9,55 persen dari periode yang sama tahun 2012 yakni 11.239.717,18.
Bahan baku mebel yang digunakan seperti Jati, Mahoni, Gamelina, Akasia berasal dari lokal (Malang, Jember, Blitar, Lumajang, dll) dan luar Jatim (NTT dan Gorontalo). Pelabuhan kirim berada di Gresik dan Surabaya.
Sebelum ke Pasar Mebel Bukir, Presiden SBY beserta rombongan singgah di Masjid Jami Al Anwar Kota Pasuruan untuk menunaikan Shalat Dzuhur. Dari Pasuruan, Presiden melanjutkan kunjungannya ke Surabaya untuk mengikuti buka puasa bersama dengan sejumlah tokoh agam dan masyarakat di Gedung Negara Grahadi.(r7)