Progres pembangunan dipercepat, Apartemen Madison Avenue mulai pasarkan tower II

foto : Direksi Apartemen Madison Avenue menunjukkan maket apartemen yang sudah dibangun.

Surabaya,(DOC) – Pelaksaan pembangunan tower I apartemen Madison Avenue Surabaya sudah mencapai lantai delapan. Pihak pengembang PT Kertabakti Raharja optimis serah terima bisa dilakukan pada tahun 2019.

Hal itu membuat perusahan pengembang itu agresif melakukan penjualan sisa unit dengan penawaran menarik. Saat ini penjualan sudah mencapai 80 persen tadi total unit di tower I.

“Untul tower dua sudah kita jual sampai lantai 10. Kita targetkan akhir tahun depan soldout,” kata Rika Kristina General Manager Apartemen Madison Avenue Surabaya, Senin(6/8/2018).

Apartemen Madison Avenue merupakan proyek pengembang PT Kertabakti Raharja yang secara total akan dibangun lima tower. Namun sebagai tahap awal, pihaknya baru membangun satu tower yang hingga akhir Juli 2018 ini, pembangunan sudah mencapai lantai 8 dari 42 lantai yang direncanakan.

“Pembangunan tower I ini merupakan progres setelah legalitas lengkap. Targetnya akhir tahun 2019 mendatang sudah serah terima,” tambah  Sony Wibisono, Direktur PT Kertabakti Raharja.

Selanjutnya tower 2 yang sudah dijual secara terbatas, dengan jumlah lantai bangunan yang sama, akhir tahun 2018 akan mulai pembangunan konstruksi. Saat ini, dari 42 lantai, baru 10 lantai yang dijual. Akhir tahun 2018, lantai yang tersisa di tower 2 akan mulai dijual dengan harga baru yang sesuai dengan pasar.

Dijelaskan Sony, soal investasi dan harga, apartemen yang dilaunching Oktober 2015 dengan harga perdana mulai Rp 182 juta per unit itu, kini sudah mencapai mulai Rp 392 juta per unit.

“Kami berada di wilayah atau kawasan yang cukup strategis. Dekat dengan kawasan industri, universitas, lembaga pendidikan lainnya, dan fasilitas transportasi umum, seperti stasiun, terminal, dan bandar udara. Sehingga nilai investasinya selalu tumbuh dan itu jadi nilai lebih bagi konsumen kami,” ungkap Sony.

Selain itu, untuk menggenjot penjualan, pengembang memberikan banyak penawaran menarik. Seperti uang muka 20 persen dari harga dan dapat diangsur sebanyak 40 kali. Kemudian baru dilanjutkan dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) maupun beli tunai dan kredit secara in house.  Pihaknya optimis di tahun 2018 ini hingga tiga tahun mendatang, pasar apartemen masih akan tumbuh.

“Kita mengikuti kemampuan pasar dalam menentukan harga. Meski persaingan semakin ketat, kami masih memiliki kompetensi produk dan pengelolaan serta pelayanan konsumen yang baik,” tandas Sony.(rob/r7)