Promo Pemilu, Eforia Mengurangi Golput

Tidak ada komentar 112 views

Jakarta, (DOC) – Pemilu 2014 tidak hanya diwarnai dengan eforia siapa partai politik pemenang pesta rakyat ini. Sejumlah gerai belanja, tempat makan dan tempat wisata pun mewarnai eforia pemilu dengan menggelar promo pemilu berupa diskon atau potongan harga.
Promo pemilu ini diberikan kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan bukti jari yang telah terkena tinta pemilu.
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Daniel Zuchron menanggapi bahwa yang dilakukan para pengusaha tidak menyalahi aturan pemilu karena tidak ada kepentingan para peserta pemilu dan partai politik dalam kegiatan tersebut. “Tidak ada aturan khusus terkait promo yang dilakukan para pengusaha karena tidak membawa kepentingan partai politik,” ungkapnya.
Daniel menambahkan, hal tersebut merupakan kreatifitas publik untuk memotivasi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sementara Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan bahwa pemilu adalah pesta demokrasi sehingga para pengusaha juga ikut berpartisipasi, dalam bentuk apapun seperti diskon harga. “Eforia atau pesta demokrasi disambut baik oleh semua kalangan, seperti yang dilakukan para pengusaha. Promosi yang dilakukan para pengusaha sah-sah saja dan juga tidak melanggar aturan karena tidak mengajak para konsumen untuk memilih salah satu partai politik,” ujarnya.
Hendri menambahkan, fenomena pemilu tahun ini sangat menarik dan tujuannya agar masyarakat ikut berpartisipasi dan juga mengajak pemilih agar tidak golput. “Hal ini sangat bagus, para pengusaha mengajak masyarakat untuk tidak golput dengan menawarkan promosi atau diskon. Semoga pada pemilu selanjutnya jauh lebih kreatif lagi,” ujarnya. (r4)