Provinsi Jatim dan Prefektur Kochi Akan Memperluas Kejasama Bidang Pelabuhan

Surabaya (DOC) – Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat menerima perwakilan dari Prefektur Kochi Provinsi Jawa Timur dan Prefektur Kochi menyatakan akan memperluas kerjasama di bidang pelabuhan dan ekonomi. Diharapkan, lewat kerjasama ini Pelabuhan Tanjung Perak akan menjadi pelabuhan yang lebih luas pelayanannya.Jatim sendiri, dikatakan Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah memiliki infrastruktur pelabuhan yang baik. “Kerjasama antar pelabuhan ini diharapkan dapat menunjang perekonomian masing-masing wilayah,” kata Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim, Selasa (6/11) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Pakde Karwo menjelaskan, untuk memperluas kerjasama di bidang ekonomi dapat dilakukan melalui perdagangan, pariwisata dan investasi. Hingga saat ini, hubungan ekonomi, kebudayaan dan politik sudah dilakukan dengan baik.

Hanya saja kerjasama di bidang perdagangan, pariwisata dan investasi masih bisa dioptimalkan. Selama ini Pemprov Jatim juga telah mengupayakan peningkatan investasi diantaranya dengan kemudahan melalui Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T).

Di sisi perdagangan, Jatim memiliki kontribusi besar terhadap kegiatan ekspor impor dan aktifitas perdagangan nasional di kawasan Indonesia Timur. Sehingga jika investasi di Jatim, maka bukan hanya untuk masyarakat Jatim saja, tetapi untuk Indonesia bagian timur.

Realisasi ekspor Jatim ke berbagai negara selama semester I/ 2012 mencapai Rp108 triliun, sementara impor mencapai Rp110 triliun. Perdagangan antar provinsi di Jatim selama semester pertama 2012 tercatat Rp140,9 triliun dari modal sebesar Rp113 triliun. Artinya, Jatim memperoleh surplus Rp27,9 triliun.

Untuk itu, Ia mendorong para pengusaha Jepang khususnya Prefektur Kochi untuk dapat berinvestasi di Jatim serta dapat membantu mempererat kerjasama yang telah ada antara Jatim dengan Kochi. “Daripada impor barang dari Jepang ke Jatim, lebih baik membangun pabrik di Jatim,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Prefektur Kochi, Masanao Ozaki menyatakan, hubungan dengan Indonesia, khususnya antara Kota Kochi dan Surabaya. (R-6)

 

Foto : Gubernur Jatim Soekarwo