PDAM Keluhkan Proyek Box Culvert

Tidak ada komentar 358 views

Surabaya,(DOC) – Ratusan bahkan ribuan pelanggan air PDAM di Kecamatan Tandes, Sukomanunggal selama 2 hari ini, tidak mendapat pasokan air dengan lancar, akibat terkena dampak pembangunan Box Culvert di sepanjang jalan Banyurip Tandes.

“Ini bukan karena dari PDAM. Kejadian seperti ini ibaratnya PDAM ketiban sampur, karena dampaknya bukan akibat dari pengerjaan proyek PDAM,” kata Manager Humas PDAM Surya Sembada (Kota Surabaya) Sayid M Iqbal yang menuding, penyebab mampetnya pasokan air karena dampak box culvert di pertigaan Jl. Margomulyo, Senin (6/5/2013).

Iqbal menerangkan, pembangunan proyek box culvert seringkali mengakibatkan pasokan air ke warga menjadi terganggu. Menurutnya, selama 2013 ada 5 kejadian (kerusakan) saluran akibat pelaksana proyek pembangunan box culvert yang tidak memperhatikan adanya pipa saluran air PDAM.

“Setiap ada pembangunan dan ada titik pipa PDAM, biasanya sering terganggu. Kalau kejadian sekarang ini, karena tanahnya mengalami penurunan dan mengakibatkan pipa rusak,” terangnya,.

Dia menambahkan, untuk pipa saluran air PDAM yang terkena dampak pembangunan box culvert di Balongsari ukurannya sekitar 300 mm atau sekitar 12 dim.

Pipa tersebut mengalami kerusakan, karena saat alat berat eskavator mengeruk tanah, pelaksana proyek tidak memasang penahan tanah yang sudah dikerok, hingga terjadi ambles. Pipa PDAM itu ditanam di tanah dengan kedalaman sekitar 3 meter.

“Air tidak mengalir sekitar pukul 12.00 wib malam tadi. Setelah mendapatkan laporan, tim langsung turun ke lapangan dan melakukan perbaikan. Prediksi kami, perbaikan itu membutuhkan waktu hingga tengah malam nanti,” tuturnya.

Dirinya menghimbau kepada pelanggan, khususnya pelanggan baru untuk menyediakn tandon. Sedangkan pelanggan yang tidak memiliki persediaan air, bisa menghubungi cal center di 2926666 dan akan dikirimkan bantuan air dari mobil tangki.

“Nggak bisa sendiri-sendiri. Mobil tangki akan dikirimkan ke warga yang meminta bantuan, minimal 5-6 pelanggan,” terangnya.

Iqbal menambahkan, kerusakaan akibat imbas pembangunan proyek box culvert, pihaknya melayangkan ganti rugi ke pelakasana proyek. Untuk kejadian di Balongsari ini, nilai kerugiannya ditaksir sekitar Rp 100-200 juta.

“Setiap ada kerusakan akibat dampak dari pembangunan proyek box culvert ini, kita minta ganti rugi ke pelaksananya. Sampai sejauh ini saya belum tahu apakah sudah dibayar atau belum. Yang pasti, kita minta ganti rugi,” jelasnya.

Sementara itu, meski sekarang perbaikan pipa sudah dilakukan dan pasokan air berangsur normal, namun Warga sekitar pembangunan box culvert di pertigaan Margomulyo, Tanjungsari, Tandes, Balongsari dan Manukan, masih kuatir kejadian ini akan terulang lagi.

“Kami masih tetap kuatir, kalo air PDAM mampet lagi. karena kejadian ini sudah terjadi 7 sampai 8 kali. sementara tidak ada upaya perbaikan dan kehati hatian sama sekali,” ujar Alivia Indarti warga Balongsari, Kecamatan Tandes, yang terkena dampak tidak mengalirnya air PDAM Surabaya, saat dihubungi, Selasa (7/5/2013).(DC/R7)