PSK dan Warga Sekitar Gang Dolly Turut Peringati Mayday

Tidak ada komentar 112 views

Surabaya,(DOC) – Tak hanya para buruh saja yang memanfaatkan peringatan Mayday untuk menggelar aksi dengan harapan dapatvmerubah nasibnya. Kali ini para PKL,pelayan wisma, serta mucikari lokalisasi Dolly Surabaya ikut memanfaatkan peringatan Mayday untuk menggelar aksi.
Para warga yang menggantungkan hidupnya dari ramainya bisnis lendir tersebut menolak rencana penutupan lokalisasi yang ditargetkan oleh pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2014 ini.
Sedikitnya sekitar 300 massa yang terdiri dari PKL,mucikari,pelayan wisma akan turut gabung dalan aksi para buruh yang dipusatkan di Gedung Negara Grahadi pada tanggal 1 Mei 2014 besok.
Namun sebelum bergabung dengan para buruh, massa lokalisasi Dolly dan Jarak ini terlebih dahulu akan menggelar aksi penolakan penutupan lokalisasi yang dilakukan di Kantor Kelurahan dan Kecamatan setempat.
Jarwo salah satu pedagang kaki lima di wilayah Dolly membenarkan bahwa warga yang berkepentingan di lokalisasi Dolly akan ikut dalam aksi massa mayday bersama para buruh.
“Ya mas,kita akn ikut dalam aksi mayday,” ujar Jarwo,Rabu(30/4/2014).
Lebih lanjut Jarwo menjelaskan bahwa keikutsertaan warga lokalisasi dalam aksi massa peringatan mayday kali ini bertujuan sama dengan para buruh,yakni ingin memperjuangkan nasibnya yang saat ini menggantungkan hidup pada ramainya lokalisasi Dolly dan Jarak.
“Tujuan kita sama ingin memperjuangkan nasib. Contohnya saya. Saya ini jualan kopi dan es disini (Dolly) dan biasa melayani para psk dan tamu yang datang. Kalau lokalisasi ditutup,siapa yang akan beli,” ujar pemilik warung kopi kecil di depan salah satu Wisma di Dolly ini.
Jarwo yang juga tergabung dalam panitia penolakan penutupan lokalisasi ini menegaskan,bawa warga sekitar lokalisasi Dolly akan terus berjuang untuk menolakbpenutupan lokalisasi Dolly.
“Kita akan terus menolak penutupan lokalisasi,” tegas Jarwo.(r7))