PT BAI Kuasai Proyek PDAM Surabaya

Tidak ada komentar 152 views

Surabaya,(DOC) – Disamping berbagai jenis proyek fisik, PDAM Surya Sembada Surabaya juga banyak mengelola proyek jenis pengadaaan seperti supplier kran air, pipanisasi, dan berbagai asesoris yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Sayangnya BUMD milik kota Surabaya ini mulai diterpa kabar tak sedap soal proses lelang yang dianggap mulai tidak transparan dan cenderung berpihak kepada salah satu bendera jargonnya yakni PT BAI untuk bisa menguasai hampir mayoritas lelang proyeknya.
Sebagai perusahaan milik daerah, seharusnya PDAM Kota Surabaya terus meningkatkan peran dan fungsinya, karena sudah menjadi bagian terpenting dari kehidupan masyarakat. Namun menurut LSM Aliansi Mayarakat Anti Korupasi (AMAK) sebagai Perusahaan tunggal penyedia layanan air bersih dan sehat bagi mayoritas warga kota, belakangan sangat dirasakan akan turunnya kualitas dan rendahnya layanan ke public.

“berdasarkan pengaduan masyarakat, kualitas pelayanan PDAM Surabaya saat ini grafiknya cenderung menurun, dan sering dilakukan perbaikan karena kondisi fasilitas dan infrastruktur yang terbangun dan terpasang hampir semuanya dibawah standar, dampaknya masyarakat seringkali harus menanggung akibatnya yakni menerima pemutusan aliran air bersih untuk sementara lantaran sering dilakukan perbaikan,” ucap Ponang Adji Handoko ketua LSM AMAK,Kamis(17/10/2013).

Dalam siaran presscomnya, Ponang juga mengatakan bahwa seringkalinya PDAM Surabaya melakukan perbaikan karena kualitas material untuk fasilitas pelayanan dan infrastruktur yang terbangun merupakan hasil tindakan nepotisme antara pihak ketiga (rekanan) dengan sejumlah oknum pejabat didalamnya.

“Kami melihat dan meyakini ada dugaan kuat terjadinya kong-kalikong mulai dari proses tender hingga pelaksanaan, yang pada akhirnya merugikan secara langsung kepentingan masyarakat, dan setelah kami pelajari ternyata PT BAI merupakan rekanan yang bisa mendominasi dan selalu menjadi pemenang dalam setiap lelang di PDAM Surabaya, ini pasti ada yang tidak beres, dan kami melihat kurang transparan dalam tender pengadaan barang dan jasa sebagaimana tertuang dalam Perpres RI No. 70 Tahun 2012, tentang perubahan kedua atas Perpres no 54 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah” tegasnya.

Atas kasus ini, LSM AMAK menduga adanya persekongkolan antara PT. BAI yang didukung oleh peran serta sejumlah oknum di PDAM Surabaya dalam proses pengadaan barang dan jasa, sehingga kualitas pengadaan barang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 122/M- IND/PER/11/2010 tentang Kualifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Guna menciptakan Kota Surabaya yang bersih dan bebas dari segala bentuk Gratifikasi dan Korupsi, LSM AMAK mendesak agar aparat hokum segera menyelidiki dugaan kasus KKN yang terjadi di PDAM Surya Sembada Surabaya untuk diungkap dihadapan public. (r7)