PT PAL Lahirkan Kapal Tunda dan Kapal Cepat Rudal 60M

Tidak ada komentar 449 views

Surabaya, (DOC) – PT PAL Indonesia (Persero) kembali meluncurkan kapal tunda berkekuatan 2.400 tenaga kuda serta melakukan peletakan lunas kapal (keel laying) kapal cepat rudal 60M pesanan TNI AL. Kapal tunda yang diluncurkan tersebut merupakan kapal kedua dari dua kapal sejenis, sedangkan kapal cepat rudal 60M merupakan kapal ketiga dari tiga kapal sejenis pesanan TNI AL.
Dirut PT PAL Indonesia (Persero) M Firmansyah Arifin, di Surabaya, Jumat (14/6/2013) mengatakan, kapal tunda kesatu telah diluncurkan pada 11 Juni 2013 dan rencananya diserahkan pada Juli 2013. Sedangkan kapal tunda kedua yang diluncurkan ini akan diserahterimakan pada Agustus 2013, tentunya terlebih dahulu akan dilakukan uji coba.
“Berbagai improvement telah dilakukan, dan berhasil dilakukan percepatan penyelesaian, dimana interval normalnya memerlukan waktu tiga bulan, dan dapat diperpendek interval menjadi dua bulan, sehingga diharapkan dapat menyelesaikan penyerahan tepat waktu,” ujarnya.
Dia menjelaskan, dengan peningkatan kinerja tersebut diharapkan kapal yang kesatu bisa diserahkan pada akhir Desember 2013, kapal kedua pada medio Maret 2014, sedangkan kapal ketiga akan diserahkan pada Juni 2014 mendatang.
Saat ini, katanya, PT PAL Indonesia akan terus berkomitmen untuk berpartisipasi aktif mendukung kemandirian bangsa untuk pengadaan alutsista maupun modernisasi alutsista, sekaligus turut berperan menciptakan keamanan dan martabat bangsa, serta penghematan devisa negara.
“Besar harapan kami dalam kesempatan mendatang PT PAL Indonesia masih terus dipercaya dan dapat berpartisipasi aktif untuk memenuhi kebutuhan kapal-kapal TNI-AL maupun modernisasi alutsista jajaran TNI, khususnya TNI AL,” kata Firmansyah.
Lebih lanjut dia mengatakan, sesuai roadmap penguasaan teknologi yang ditetapkan PT PAL telah memiliki landasan berupa penguasaan pembangunan kapal patrol maupun combatant sampai dengan ukuran 60 M dan penguasaan overhaul kapal selam milik TNI AL. Namun, kedepan, PT PAL tetap membutuhkan proses alih teknologi untuk pembangunan produk yang belum sepenuhnya dikuasai teknologi baik berupa penyiapan infrastruktur pembangunan maupun proses alih teknologi sumber daya manusia.
Saat ini, lanjutnya, PT PAL telah menyiapkan kegiatan transfer of technology dalam rangka untuk pembangunan kapal perusak kawal rudal 105 M (PKR) yang merupakan kapal pertama dan kapal selam type DSME 209 yang merupakan kapal ke 3. Tentunya, dalam hal ini PT PAL telah mengirimkan 13 personil dan tengah mengikuti TOT sejak April di galangan Damen Schelde Belanda untuk proyek kapal PKR. (ij/r4)