Puluhan Calon Penumpang Batavia Air Minta Uang Ticket Kembali

Surabaya, (DOC) – Tutupnya salah satu maskapai penerbangan Batavia Air, membuat kuatir para biro travel yang terancam kehilangan uang deposit, jaminan pemesanan ticket penerbangan.

Menurut Wakil Sekretaris Jendral (Sekjen) Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Jawa Timur (Jatim), Nanik Sutaningtyas, setiap maskapai penerbangan tutup, uang deposit tersebut selalu hilang. Begitu pula dengan Batavia Air yang sudah tidak beroperasi lagi.”Selalu, kami yang menjadi korban. Kami minta deposit anggota Asita(red) dikembalikan,” tegasnya.

Nanik menambahkan, selama ini Batavia Air adalah maskapai yang sangat mendukung dan selalu memberi support pihak travel. Sehingga banyak biro travel yang bekerjasama, menggunakan jasa penerbangannya. “Makanya kami kaget dan kecewa dengan penutupan ini,” ujarnya.

Ditempat terpisah, sejumlah calon penumpang maskapai Batavia Air menyatakan sangat kecewa terhadap ketidak jujuran managemen Batavia air dalam memberikan konfirmasi saat mereka hendak memesan ticket.

Kiki Candra, salah satu penumpang asal Surabaya, mengaku telah menjadi korban atas ketidak jujuran pihak managemen Batavia Air. Saat dirinya akan memesan ticket penerbangan, untuk tujuan Palu, Rabu (30/01/2013) pagi, pihak managemen tidak memberikan keterangan apapun atas keputusan pailit perusahaan.
“Mereka tetap melayani penjualan tiket pada pagi kemarin, tapi sorenya mereka sudah tutup. Saya sangat menyesal kenapa mereka tidak memberikan konfirmasi kepada kami. Kami hanya minta uang tiket kami dikembalikan,” ujar Kiki saat ditemui, di kantor Batavia Air, Jalan Gubeng Surabaya, Kamis (31/1/2013).

Korban penipuan managemen Batavia Air ini, ternyata bukan hanya dialami oleh Kiki Candra saja, Namun juga menimpa puluhan calon penumpang Batavia Air yang sudah terlanjur memesan ticket. Kurang lebih 50 orang, Kamis(31/01/2013)pagi tadi hingga sore ini, mendatangi kantor penjualan ticket, guna minta uang mereka kembali.(dhani/R7).