Rapat Gagal Lagi, Panlih Alasan Minim Dana

Tidak ada komentar 165 views

Surabaya,(DOC) – Panitia Pemilihan Wakil Walikota Surabaya yang kemarin kebingungan soal dana penyelenggaraan kegiatan, akhirnya terjawab sudah.
Seluruh dana penyelenggaraan kegiatan, kesemuanya masuk dalam anggaran panitia khusus pemilihan Wawalikota pengganti Bambang DH.
Adis Kadir Penasehat Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Surabaya menjelaskan, Sebenarnya Panlih Wawali adalah kepanjangan tangan dari Pansus, sehingga seluruh dana kegiatan penyelenggaraan panlih, masuk dalam anggaran Pansus.
“Dana kegiatan penyelenggaran Panlih itu semuanya masuk Pansus. Termasuk dana konsultasi ke Pakar politik yang juga bisa diajukan ke dalam Pansus,” jelas Adis, Jumat(20/9/2013).
Adies juga menyatakan, Tugas panlih memang lebih ringan ketimbang tugas Pansus yang harus merumuskan mekanisme pemilihan dan tata tertib. Namun tanggung jawab Panlih cukup besar karena menanggung baik jeleknya calon.
“Makanya anggota Panlih yang ditugaskan fraksi, dedengkot semua,” cetusnya.
Sementara itu mengenai molornya tugas panlih wawali, akibat banyaknya agenda kunker, menurut Adis, dirinya tidak mengetahui adanya motiv apa dibalik itu, sehingga dirinya tidak bisa memberikan komentar apapun.
Terpisah, Adi Sutarwiyono anggota panlih Wawali asal Fraksi PDIP membenarkan, jika tugas panlih sedikit terganggu dengan banyaknya agenda kunker. Tetapi dirinya tidak akan pernah surut untuk mengajak anggota panlih lainnya, untuk segera melaksanakan tugasnya yaitu memilih calon wakil walikota Surabaya.
“Saya akan mencoba untuk terus berkomunikasi dengan anggota Panlih yang lain untuk segera menggelar pemilihan, “ cetusnya Adi.
Rencananya hari ini, Panlih Wawali akan menggelar rapat untuk menyamakan persepsi, namun karena sejumlah anggota Panlih melakukan kunjungan maka rapat di tunda lagi.(r7)