Ratusan Kiai Kampung Demo Gubernur Soekarwo, Minta 3 Nama Birokat Masuk Sebagai Cawagub

Surabaya,(DOC) – kurang lebih seratus orang lebih para kiai kampung mendatangi Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam (14/6/2017). Mereka mendesak Gubernur Soekarwo yang juga ketua DPD Demokrat Jawa Timur untuk memasukkan tiga nama birokat sebagai calon Wakil Gubernur (Cawagub).

Ketua Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT), KH Fahrur Rozi mengatakan, tujuan pihaknya menduduki Grahadi adalah ingin menyampaikan aspirasinya kepada Soekarwo, selaku tokoh di Jawa Timur.

Sayang, kedatangan mereka tidak ditemui Soekarwo. Bahkan, Gedung Grahadi tutup. Sehingga, ratusan kiai kampung ini hanya berada di beranda depan gedung.

“Sebenarnya kami sudah berjanji ketemu sama Pakde Karwo (Soekarwo) jam tiga (15.00 WIB). Tapi karena kita masih menunggu kiai-kiai yang lain. Mereka ada yang dari Pacitan, Pasuruan dan lain-lain, sehingga terkena macet,” terang Gus Fahrur, sapaan akrab KH Fahrur Rozi.

Karena Pakde Karwo harus menyambut kedatangan Ketum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terpaksa tidak bisa menunggu lebih lama kedatangan para kiai kampung. SBY sendiri, ke Jawa Timur dalam rangka safari Ramadan di Jawa Timur.

“Karena ada suatu acara, yaitu harus bertemu dengan pimpinan pusat Partai Demokrat, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, Pakde Karwo tidak bisa menemui kami,” sesalnya.

Namun, paling tidak, kata Gus Fahrus, kiai kampung sudah menyampaikan aspirasinya di Gedung Grahadi, yaitu mendesak Pakde Karwo mengusulkan tiga nama birokrat untuk menjadi wakil gubernur di Pilgub Jawa Timur.

Tiga kandidat wagub yang diusulkan adalah; Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Wahid Wahyudi, Asisten Pembangunan dan Ekonomi Fattah Jasin dan anggota DPR RI Hasan Aminuddin.

“Mereka ini tidak diragukan lagi ke NU annya. Mereka lahir dari kalangan pesantren yang otomatis Mahdliyin tulen. Terserah Pakde Karwo akan memasangkan mereka dengan Gus Ipul (Saifullah Yusuf) atau ke Khofifah (menteri sosial),” ungkapnya.

Diakui Gus Fahrur, sampai saat ini, FK3JT belum memutuskan salah satu calon gubernur yang akun didukungnya. Pilihan mereka masih pada dua nama calon, yaitu Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Saifullah Yusuf.

“Maka diperlukan pertimbangan bagus dan matang untuk kepentingan kaum Nahdliyin di Jawa Timur. Oleh karenanya, dua kandidat cagub yang beredar, yaitu Khofifah dan Gus Ipul agar supaya menggandeng birokrat berdarah Nahdliyin,” tegasnya.

“Kedua tokoh Nahdliyin yang akan maju sebagai calon gubernur ini, bukan birokrat murni, sehingga kami mendorong kepada Pakde Karwo untuk memasangkan tiga birokrat yang kami usulkan itu untuk menjadi pasangan masing-masing calon gubernur di Pilgub Jatim,” tandasnya. (r7)