Ratusan Warga Bubuhkan Tanda Tangan Minta Google Bayar Pajak

Jakarta, (DOC) – Ratusan warga menandatangani spanduk dukungan agar Google, Twitter, Facebook, dan Yahoo melakukan filter konten dan membayar pajak.

Acara yang digelar Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi ini menarik antusiasme warga untuk turut berpartisipasi dalam dukungan berupa tanda tangan di atas spanduk berukuran 7 x 6 meter tersebut.

Acara berlangsung di kawasan Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria menuturkan aksi tersebut sebagai bagian dari kampanye penggunaan media sosial untuk kepentingan nasional.

Baik untuk promosi pariwisata, produk lokal, dan juga mencegah separatisme serta radikalisme.

“Kita mengajak masyarakat mendesak Google, Facebook, Yahoo, Twitter bayar pajak dengan membentangkan spanduk dan hanya dalam waktu dua jam 900-an warga ikut tanda tangan,” kata Hariqo.

Menurutnya, dengan Google dan medsos lain yang tidak membayar pajak akan membuat persaingan usaha tidak sehat.

“Kami meminta para raksasa digital ini bayar pajak, karena itu kewajiban mereka dan hak bangsa kita.”

“Selain itu, lakukan filter agar konten-konten yang tidak sesuai dengan Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika segera dihapuskan,” jelasnya.(trb/r1)