Rekapitulasi Lambat, Kinerja KPU Mengecewakan

Tidak ada komentar 135 views

Jakarta, (DOC) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kini masih kesulitan untuk merampungkan rekapitulasi hasil suara nasional Pemilu Legislatif 2014.
Sesuai yang dijadwalkan, seharusnya besok 9 Mei adalah batas akhir rekapitulasi, namun melihat perkembangan, baru 19 provinsi dari 33 provinsi yang rekapitulasinya sudah selesai. Walaupun masih ada 14 Provinsi yang belum disahkan perolehan suaranya, KPU masih bertekad akan menyelesaikan secara tepat waktu.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memberi instruksi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai langkah antisipasi jika rekapitulasi molor. Instruksi tersebut adalah mempersiapkan pembuatan draft Peraturan Pemerintahan Penganti Undang-Undang (Perppu) untuk perpanjanan masa rekapitulasi.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem, Ferry Mursyidan Baldan, megatakan rekapitulasi berjalan lambat dikarenakan ketidakdisiplinan KPU Kota, Kabupaten dan Provinsi untuk bekerja sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan. “Jika saja bisa sesuai tenggat waktu, tidak ada banyak penundaan yang menyebabkan molornya perhitungan rekapitulasi,” ucap Ferry.
Menurut politisi senior ini, faktor lainnya yang menyebabkan rekapitulasi molor adalah karena banyak data dari KPU Provinsi yang tidak lengkap dan rapih. “Alhasil saat rapat pleono diributkan oleh para saksi parpol. NasDem meminta KPU Pusat bertindak tegas terhadap pegawai KPU Daerah yang tidak disiplin,” ungkap Ferry.
Wakil Ketua DPD-RI, Laode Ida, bahkan menuntut komisioner KPU dipidana jika nantinya KPU gagal melakukan rekapitulasi sesuai waktunya. “Pemilu 2014 ini banyak kecurangan, manipulasi dan politik uang, salah satu dampaknya adalah lambatnya rekapitulasi ini. Presiden harus segera mengeluarkan Perppu atau bisa saja dibentuk pemerintahan sementara,” ucap Laode.
Suara lebih demokratis diutarakan oleh Tjahjo Kumolo, Sekjen PDIP, yang menyatakan KPU telah bekerja keras dengan semangat profesionalisme melaksanakan proses pemilu legislatif 2014 dengan transparan. PDIP sendiri sudah berkomitmen akan membantu KPU menyelesaikan rekapitulasi tepat waktu dengan hasil optimal dan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (r4)