Rekapitulasi Suara Banyak Muncul Suara Sulapan

Tidak ada komentar 154 views

Surabaya,(DOC) – KPU Surabaya optimis proses rekapitulasi suara secara manual Pileg 9 April lalu bakal selesai sesuai dengan jadwal besok, Senin (21/4/2014) hari ini. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Surabaya, Eko Waluyo disela-sela proses penghitungan suara di lantai 3 KPU Surabaya, Minggu (20/4/2014) kemarin.
Hari kedua rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif KPU Surabaya terus berlangsung. Hingga pukul 18.00 dari 31 kecamatan di Kota Surabaya, KPU Surabaya telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara di 17 kecamatan.
Pada Sabtu (19/4/2014) rekapitulasi suara Pileg 2014 yang dilakukan hingga pukul 01.00 dinihari dan saat itu menyelesaikan rekapitulasi suara di 11 kecamatan.
Dalam rekapitulasi hasil suara kemarin dipimpin langsung Ketua KPU Surabaya, Eko Waluyo Suwardiono didampingi dua Komisioner KPU Surabaya yakni Edward Dewaruci dan Herdiana. Proses rekapitulasi suara tetap dihadiri oleh para saksi dari masing-masing Partai Politik peserta Pemilu Legislatif.
Penghitungan suara tidak sepenuhnya berjalan lancar.
Masih ada beberapa Panitia Pemungutan suara tingkat Kecamatan (PPK) yang belum menyelesaikan rekapitulasi di tingkat kecamatan atau bermasalah. yakni PPK Semampir dan Wonokromo. Dua PPK tersebut belum menyerahkan hasil rekapitulasinya karena masih melakukan penghitungan suara.
“Dua PPK itu memang memiliki jumlah TPS yang cukup banyak sehingga penghitungan suara membutuhkan waktu lama. Contohnya di Wonokusumo, Semampir ada 122 TPS, itu paling banyak se Indonesia. Sedangkan rekapitulasi di Jagir, Wonokromo, juga masih berlangsung hari ini (kemarin,red),” jelasnya.
Lebih lanjut Eko menegaskan bahwa kedua PPK tersebut harus bisa mengikuti jadwal rekapitulasi yang telah di tetapkan KPU kota Surabaya dan segera menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan secepatnya.
“Jadwal rekapitulasi di KPU Surabaya tiga hari. Jadi harus segera menyelesaikan di tingkat kecamatan. Mereka besok (hari ini,red) harus sudah siap untuk menyampaikan rekapitulasi disini,” tandasnya.
Selain itu PPK lainnya yang bermasalah adalah Rungkut dan Wiyung. Di Rungkut terdapat selisih perbedaan suara yakni mencapai 2 suara. Sedangkan di PPK Wiyung, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Surabaya menolak rekapitulasi penghitungan suara Panitia Pemungutan tingkat Kecamatan (PPK) Wiyung.
Penolakan rekapitulasi itu dilakukan, sesudah ada protes dari saksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tentang perubahan jumlah suara dalam berita acara yang tidak disertai tanda tangan saksi-saksi parpol.
Selain itu ada penempatan perolehan suara yang tidak sesuai dengan kolom suara, sehingga membingungkan dalam proses rekapitulasi penghitungan suara.
Dengan temuan itu Ketua Panwaslu Surabaya, Wahyu Hariadi meminta pada PPK Wiyung untuk segera melakukan revisi lebih dulu dan melengkapi revisi berita acara dengan tanda tangan saksi-saksi parpol.
“Berhubung revisi berita acara tidak dilengkapi tanda tangan saksi-saksi parpol dan ada kesalahan penempatan kolom perolehan suara, maka kami minta PPK Wiyung untuk membereskannya,” kata Wahyu Hariadi.
Terkait ada beberapa PPK yang bermasalah, Eko Waluyo tetap optimis jadwal rekapitulasi tidak akan molor.
“Saya tetap yakin tidak akan molor dan tidak ada kendala yang berarti. Apalagi para saksi yang hadir dan perwakilan parpol sangat teliti dalam memantau penghitungan ini,” ungkapnya.
Ditambahkan Eko, untuk hari kedua rekapitulasi KPU Surabaya memasang target menyelesaikan 11 PPK. Sehingga hari ketiga, Senin (21/4) hari ini bisa menyelesaikan rekapitulasi di 31 PPK. Selanjutnya mengumumkan hasil rekapitulasi dan selanjutnya diserahkan ke KPU Provinsi Jatim.
“Hari pertama kami menyelesaikan 11 PPK, hari ini (kemarin,red) setidaknya juga bisa. Sehingga besok tinggal menyelesaikan sembilan PPK sisanya,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis PPK yang sudah menuntaskan penghitungannya yakni PPK Gayungan, Sukolilo, Bulak, Wonocolo, Pabean Cantian, Sambikerep, Dukuh Pakis, Tenggilis Mejoyo, Benowo, Tegalsari, Mulyorejo, Gununganyar, Lakarsantri, Rungkut, Tandes, dan Asemrowo. (rd/r7)