Rekapitulasi Suara Pilgub Ditutup Dengan Catatan

Tidak ada komentar 25 views

Foto : Sukadar tunjukkan data memprotes rekapitulasi suara Pilgub perkecamatan di KPU Surabaya

Surabaya,(DOC) – Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Jatim 2018 untuk Tingkat Kota Surabaya akhirnya selesai dengan keunggulan pasangan nomor urut 1 Khofifah-Emil Dardak. Komisi pemilihan Umum (KPU) kota Surabaya menutup rapat, pada pukul 01.30 Wib, Jumat(6/7/2018) dini hari, setelah melalui proses penghitungan yang cukup alot selama 15 jam lebih dan meninggalkan beberapa persoalan. 

Berlarutnya proses rekapitulasi itu, karena Sukadar saksi dari Paslon nomer urut 2, terus melayangkan interupsi dan tetap menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi Pilgub Jatim 2018.  Alasan Sukadar, terdapat beberapa cacat administrasi yang terjadi selama proses pemungutan suara hingga rapat pleno rekapitulasi di tingkat kota yang tidak disikapi serius oleh pihak penyelenggara pemilu.

“Perintah PKPU no 8, pasal 25 huruf C 3 perintahnya adalah setiap masyarakat yang hadir harus membubuhkan tanda tangan. Tapi, temuan yang kita dapatkan ada satu TPS yang tidak ada sama sekali temuan petugas KPPS yang tanda tangan. Ada tanda tangan yang sama juga. Ini yang membuat kami tidak mau tanda tangan. Jadi, kami menolak hasil rekapitulasi ini dan akan mngajukan keberatan,” kata Sukadar seusai rapat pleno.

Hal ini secara otomatis menjadi PR tersendiri untuk dibahas pada Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Jatim 2018 untuk Tingkat Provinsi oleh KPU Jawa Timur nanti.

Seperti pemberitaan sebelumnya, pada awal rapat pleno yang dibuka mulai pukul 10.00 itu, Sukadar sering mengajukan protes kepada penyelenggara, terutama Panwaslu dan PPK.

Protes diantaranya, meminta agar kotak suara dari TPS 6 dan 7 serta 40 Kecamatan Tambaksari dibuka karena adanya perbedaan jumlah data pemilih dengan surat suara yang masuk.

Komisioner KPU, Panwaslu dan para saksi kedua Paslon akhirnya memutuskan perolehan suara 

pasangan Khofifah-Emil Dardak unggul meraih 579.246 suara dan pasangan Gus Ipul-Puti mengantongi 560.848 suara saja.

Total suara yang masuk, baik yang sah maupun tidak sah, untuk Kota Surabaya sebanyak 1.166.484 suara. Dari jumlah itu, sebanyak 1.140.094 suara dinyatakan sah sedangkan 26.390 lainnya tidak sah.(rob/r7)