Relawan Aswaja Jatim Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Hatta

Surabaya,(DOC) – Dukungan terhadap Capres Cawapres Prabowo-Hatta terus mengalir di Jawa Timur. Kali ini acara deklarasi Relawan Pemenangan Capres Cawapres periode 2014-2019 yang digelar Gerakan Rakyat Ahlusunnah Wal Jamaah (Gerak Aswaja) Gerakan Rakyat Ahlusunnah Wal Jamaah (Gerak Aswaja) dan 10 elemen (Relawan Pemenangan Prabowo-Hatta Jawa Timur) mendeklarasikan dukungan untuk Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Radjasa, di Graha Astranawa Jatim, Minggu (1/6/2014).
Deklarasi dihadiri Ketua Tim Kampanye Nasional dan Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta yakni, Mahfud MD, sejumlah ulama kharismatik, Ketua Umum DPP PKNU Choirul Anam, Penasehat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Jatim, La Nyalla Mattalitti, tokoh Nahdliyin Jatim, dan ribuan anggota simpatisan, anggota ormas, dan anggota elemen pendukung.‬
Ketua Relawan Pemenangan Prabowo-Hatta Jatim, Mohammad Hamzah mengatakan bahwa ada 10 elemen yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Elemen tersebut antara lain Gerak Aswaja, Forsa (Fans of Rhoma Irama dan Soneta) Jatim, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jatim, Forum Kiai dan Santri Jatim, Banteng Putih Jatim, Indonesia Bisa, Presiden Centre, Kiblat Jatim, Kelompok Ternak dan Tani Makmur Jatim, Indonesia Bisa Jatim, dan SPSI Jatim. “Semua elemen ini siiap untuk menjadikan Prabowo sebagai Presiden 2014-2019,” ujarnya.
Sementara, Ketua Tim Kampanye dan Pemenangan Prabowo Hatta, Mahfud MD menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengkampanyekan Prabowo-Hatta. “Kampanye…kampanye…kampanye. Di Jatim optimis sudah solid,” ujarnya
Ditegaskan bahwa relawan tidak perlu dibentuk secara formal dan tidak perlu menunggu instruksi formal. “Jadi langsung gerak saja. Biasanya yang formal itu tidak sukses, kerjanya menunggu pusat atau mendompleng di pusat. Saya bangga dengan yang dilakukan oleh Aswaja Jatim ini dengan deklerasi relawan. Saya optimis di Jatim mampu meraih 62 persen,” tutur Mahfud.
Ditambahkan Mahfud MD, hingga sampai saat ini belum ada pemimpin Indonesia yang tegas. Indikasinya, sesuai data di Bank Dunia ada 9 juta rakyat Indonesia miskin. Pelayanan kesehatan juga masih memprihatinkan. “Itulah yang harus diperbaiki, untuk itu kita harus memilih pemimpin yang benar, jangan diperjudikan bangsa ini pada pimpinan yang belum jelas tujuannya,” imbuh Mahfud MD.
Sementara itu, Surya Aka Ketua Forsa Jatim mengatakan Forsa Jatim sebagai sebuah organisasi kumpulan fans yang mengidolakan Rhoma Irama, siap menjadi relawan untuk memenangkan Prabowo di Jawa Timur “Sejak Rhoma Irama dipinang Prabowo, dan Rhoma Irama mendukung Prabowo,”ujarnya
Pihaknya menilai sosok Prabowo adalah tokoh yang tepat untuk memimpin bangsa Indonesia saat ini ditengah-tengah krisis multi dimensional yang terjadi pada bangsa Indonesia. “Saat ini ada 15 DPC Forsa di Jatim. Setelah kegiatan ini kami akan menggelar kegiatan di di beberapa daerah di Jatim,sebab saat ini ada 200 pengurus di jatim yang siap menggelar kegiatan pemenangan Prabowo,”tegasnya.
Sedangkan Arif Djunaedy, Ketua Aswaja Jatim, menegaskan bertekad akan memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.
“Kita percayakan kepada Prabowo untuk memimpin Indonesia ke depan,” tandas Arif Djunaedy.
Adapun Ketua Gerindra Jatim Soepriyatno, mengatakan bahwa mayoritas kyai sepuh di Jatim mendukung Prabowo.
“Insya Allah Prabowo menang di Jawa Timur. Sebanyak 99,5 persen kyai sepun merapat ke Prabowo,” katanya
Kemudian Ketua Umum DPP PKNU, Choirul Anam, menuturkan bahwa dirinya beberapa hari yang lalu ditelpon wartawan dari ibukota. Ditanya perihal kesediannya mau menjadi panitia pemenangan Prabowo. “Saya jawab bahwa saya sudah lama mendukung Prabowo, jauh sebelum ini. Ini pemimpin unik, karena ingin membawa rakyatnya maju. Saya banyak bicara dengan pemimpin-pemimin nasional, tapi tidak seperti ini,” ujar Cak Anam, panggilan akrab Choirul Anam.
Ditanya apa tidak takut dengan Prabowo, khan terkesan angker? Cak Anam menuturkan bahwa selama berdiskusi dengannya , Prabowo terkesan bersahabat dan hangat dalam diskusi”Jadi itu digambarkan oleh orang luar. Hatinya bagus dan bersahabat. Jadi gambaran selama ini merugikan Prabowo,” jelasnya.(r7)