Remehkan Dewan, Wakil Satpol PP Diusir

Tidak ada komentar 122 views

Surabaya, (DOC) – Keseriusan Satpol PP Kota Surabaya dalam menertibkan tower yang melanggar Perda dan tidak berizin patut dipertanyakan. Pasalnya sebagai pihak penegak Perda, Satpol PP dinilai Komisi C DPRD Surabaya tidak memiliki komitmen. Hal tersebut bisa dilihat saat hearing, dimana Satpol PP tidak memiliki data konkrit. Selain itu, jatah Kepala Satpol PP Irwan Widyanto untuk datang, selalu diwakilkan ke anak buahnya.
Suasana hearing yang dilakukan di ruang Komisi C, Senin (17/6/2013), saat itu memang ada ketegangan. Saat itu, perwakilan Satpol PP diusir dari ruangan hearing oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Sachiroel Alim Anwar. Perwakilan itu sama sekali tak tahu tentang persoalan tower, sehingga pembahasannya terhambat.
“Setaip hearing tower, kita memanggil Kepala Satpol PP sebagai pihak yang memegang kebijakan, namun yang hadir hanya perwakilannya yang tidak tahu menahu soal tower. Ketidakhadiran Kasatpol selalu saja alasannya sama. Makanya perwakilan itu kita suruh keluar, daripada tidak bersikap dan hanya mengatakan akan saya sampaikan kepada Kasatpol,” kata Sachiroel Alim Anwar dengan nada tinggi.
Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, perwakilan Satpol PP tidak mengetahui persoalan tower yang terindikasi izinnya mati atau sudah habis masa berlakunya. Seharusnya sebagai instansi penegak Perda, bisa melakukan penertiban pada tower seluler yang melanggar Perda.
“Kami ini serius dalam memanggil mereka termasuk pihak–pihak terkait, guna menertibkan tower yang bermasalah. Seharusnya Satpol PP menjadi garda depan, namun malah mlempem dan tidak ada komitmen,” tegasnya. (r4)