RI Kekurangan 2 Juta Kursi Penerbangan Internasional

Surabaya (DOC) – Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sebanyak 15 juta turis sampai dengan akhir tahun ini. Sayangnya, Indonesia masih kekurangan 2 juta kursi penerbangan internasional dari total 4 juta kursi.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengungkapkan penerbangan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung industri pariwisata nasional. Akan tetapi, jumlah penerbangan internasional ke Indonesia dirasa masih kurang.

“Untuk target 15 juta wisman (2017), kita masih kekurangan 2 juta seat. Tadinya kurang 4 juta seat, tapi berkat kerja keras dari Menteri Perhubungan sudah diberikan 2 juta seat, jadi kurang 2 juta lagi,” katanya di Gedung BPS, Jakarta.

Dia optimistis, kekurangan 2 juta kursi penerbangan internasional ini bisa dipenuhi pada akhir 2017. Utamanya mengandalkan maskapai nasional, di antaranya Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air.

“Tingga 2 juta kursi lagi sedang dikerjakan, dan akhir tahun ini sudah bisa dipenuhi. Kita utamakan maskapai penerbangan berbendera Indonesia, seperti Lion Air, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan AirAsia Indonesia,” tutur Arief.(D02)