Risma Jenguk 7 Anak Bombers Surabaya dan Sidoarjo di RS Bhayangkara, Beri Buku dan Bola

foto : Risma bersalaman dengan tim medis dan psikolog RS Bhayangkara yang merawat 7 anak pelaku bom bunuh diri

Surabaya,(DOC) – Kurang lebih 7(tujuh) anak yang selamat dan diduga pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, masih mendapatkan penanganan khusus dari tim medis dan psikolog RS Bhayangkara Surabaya.

Dari ketujuah anak tersebut, satu diantaranya adalah Aisyah Azzahra Putri atau akrab dikenal Ais(7), kondisinya kian membaik, meski terkadang masih bertanya soal keberadaan orang tuanya.

Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini memastikan kondisi 7 anak yang diduga pelaku bom ini, dengan mengunjunginya dan memberikan mainan berupa bola serta buku bacaan.

Ais adalah anak Tri Murtiono yang meledakkan diri di Mapolrestabes Surabaya, beberapa waktu lalu. Saat diajak berkomunikasi, Ais bercerita soal prestasinya di bidang bela diri.

“Ais tadi cerita macem-macem, dia ternyata juara bela diri. Tapi tadi banyak sih, makanya saya kasih bola untuk yang laki – laki dari Manukan dan buku bacaan untuk Ais,” ungkap Risma, Selasa(12/6/2018).

Nasib para anak-anak yang diduga pelaku bom bunuh diri ini, memang perlu difikirkan masa depannya. Hanya saja Pemkot tidak berani mengadopsinya, karena tak memiliki tim khusus untuk menangani pengamanannya.

“Ini agak sulit penanganannya, terkait pengamanan dan keamanan mereka, jadi saya tidak berani untuk adopsi,” pungkasnya.(hadi/r7)