Risma Sidak Saluran Pasca Banjir Hebat

Tidak ada komentar 182 views

IMG20160227092419Surabaya,(DOC) – Walikota Surabaya Tri Rismaharini hampir tiap hari turun ke lapangan untuk memantau sejumlah saluran di beberapa kawasan yang dilanda banjir. Tak jarang, ia ikut mengarahkan para pekerja dari Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan yang mengeruk dan memperbaiki saluran air di wilayah rawan banjir. Saat melakukan inspeksi di Jalan Prof dr Moestopo, Sabtu (27/2/2016), Risma mengingatkan pekerja proyek pembangunan hotel. Sebab, material bangunan seperti pasir dan batu (sirtu), dibiarkan berserakan hingga menyumbat saluran air.

Akibatnya, saat hujan deras kemarin, di Jalan Prof dr Moetopo, terjadi banjir hingga mencapai 20 cm. Untuk antisipsi banjir susulan, ‎Risma terpaksa menurunkan dua alat berat milik Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk mengeruk sumbatan pasir yang ada di saluran air, serta beberapa mobil dump truck.

“Ini bagaimana kok bisa material masuk saluran air. Kalau seperti ini kan bisa menyumbat saluran air, akibatnya kan banjir,” ujar Risma ke beberapa pekerja proyek pembanguynan Hotel.

Selain Kepala DPUBMP, Erna Purnawati dan sejumlah Satgasnya, Plt. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Erick Cahyadi serta Kabag humas M. Fikser saat inspeksi walikota tampak pula sejumlah aparat Satpol PP. Polisi Pamong Praja tersebut  memasang police line versi Satpol PP di sekitar Bangunan Hotel yang sedang dalam tahap pengerjaan, serta mengatur lalu lintas yang sempat tersendat akibat kegiatan pembenahan saluran.  ‎Sekitar 20 meter sebelah kanan proyek, Risma melihat ada kabel penerangan jalan, yang terputus. Kabel listrik tersebut dibiarkan ‘nglewer’ menyentuh tanah. Informasinya, kabel listrik yang terputus itu, sudah beberap hari dibiarkan dalam kondisi seperti itu. Menyadari sangat berbahaya bagi keselamatan orang lain yang melintas jika kabel tersebut dibiarkan, Risma  memanggil Pengawas PLN, dan mengingatkannya

“Kabel ini Kalau dibiarkan seperti ini, bahaya bisa nyetrum orang. Apalagi ini musim hujan, sering banjir,” tegas Risma kepada petuhas PLN.

Setelah di Jalan Prof dr Moestopo, Risma melanjutkan inspeksinya ke beberapa lokasi lain, yang juga sempat terjadi banji, yakni di wilayah Universitas Surabaya (Ubaya).

Beberapa hari ini  hujan deras mengguyur Kota Surabaya. Akibat tingginya intensitas hujan, banjir terjadi di beberapa kawasan kota, seperti Wuyung, Cutraland, Tandes dan lainnya. Bahkan, beberapa area yang selama ini tak banjir, beberapa hari ini justru genangan airnya cukup tinggi.(k4/r7)