Rumah Mewah Surabaya Incaran Aksi Kejahatan

Tidak ada komentar 615 views

Rumah Mewah Surabaya Incaran Aksi Kejahatan

Rumah mewah milik Handoko (57) di Jalan Gayungsari Barat X/5 hari Selasa (09/10) menjadi target aksi kejahatan pencurian rumahan. Terlelap tidur membuat pemilik rumah tidak mengetahui jika rumah lantai dua tersebut disatroni pencuri. Sebuah mobil mewah jenis Pajero warna putih dengan nopol B 108 RSJ tahun 2012, Laptop dan sejumlah barang berharga berhasil digondol pelaku. Selain itu, uang milik pembantu senilai Rp 1,5 juta juga hilang. Bahkan sembako berupa telur dan minyak juga tak luput dari incaran pencuri rumahan ini.

“ Jam 3 pagi ada dua mobil berlalu lalang di kawasan ini, tapi saat itu yang jaga temen saya. Kalo malam tidak mungkin, soalnya sepanjang akses di portal hanya penghuni saja yang bisa diperbolehkan masuk,” ungkap Sobari salah satu Satpam Gayungsari Barat.

Di duga aksi pencurian ini melibatkan pegawai dari Handoko, hal ini dikarenakan saat peristiwa terjadi seluruh keluarga dalam kondisi terlelap tidur. Sedangkan anjing penjaga tidak gusar menggonggong saat terjadi pencurian tersebut. Selain mobil Pajero yang raib, mobil innova warna hitam yang terparkir disampingnya juga akan dibawa kabur. Namun niat itu tidak bisa dilakukan, lantaran BBM di mobil tersebut dalam kondisi kosong. Sedangkan pintu mobil dalam kondisi terbuka, sehingga tak ingin mengambil resiko akhirnya mobil tersebut di tinggal.

Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya dan Polsek Gayungan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara untuk mengungkap motif pelaku pencurian di  rumah milik Handoko. Dugaan kuat mengarah ke pembantu korban sebagai pelaku diperdalam oleh polisi melalui pencarian barang bukti dan sejumlah saksi.

Sementara itu, Bambang Ketua RT 7 RW 5 Kelurahan Gayungan Kecamatan Gayungan mengaku kejadian sudah kelima kalinya. Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di rumah yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah milik Handoko. Sehingga dari evaluasi kejadian pencurian di rumah milik Handoko. Bambang mengaku akan memperketat sistem pengamanan di kampungnya.

“ Tidak mungkin orang luar, seluruh akses sudah di portal termasuk arah masjid Al Akbar, bahkan satpam disini juga berpatroli. Dengan kejadian ini kita akan memperketat pengamanan dari sistem yang sekarang,” ungkap Bambang.
Surabaya sepertinya menjadi target pelaku kejahatan, dimana sebelumnya juga terjadi aksi perampokan di Parto Sudarsono (57) di Jl Simpang Darmo Permai Selatan II. Sejumlah barang berharga senilai kurang lebih Rp 500 juta raib dibawa kabur pelaku.
Tindakan yang meresahkan ini diketahui oleh korban pada hari minggu Minggu (7/10) sore. Dimana saat itu korban beserta keluarganya baru tiba di rumah setelah mengikuti perayaan keluarga di Hotel Mercure Surabaya, lalu mendapati kunci pagar, pintu rumah sudah rusak saat ia kembali.

“Gemboknya itu menggantung dan tak terkunci. Selain itu ada bekas congkelan di bagian tengah besi gembok,” jelas Parto di rumahnya, Senin (8/10) sore.

Parto mengatakan kondisi pintu rumah juga tak jauh berbeda dengan gembok pagar tadi. Ia melihat pintu itu tercongkel dan terbuka setengah. Saat memeriksa isi rumah, berbagai barang berharga di meja kerja dan kamar sudah hilang.Barang-barang yang hilang diantaranya perhiasan kalung emas, berlian serta jam tangan rolex, kemudian sejumlah uang mata asing sebesar  12.000 USD, 6.000 Dolar Singapura, dan 6.000 Ringgit Malaysia  berhasil dibawa kabur pelaku. (R-11)