Rupiah Menguat, IHSG Naik Pasca Deklarasi Jokowi Capres

Jakarta,(DOC)Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 3,23 persen, melonjak 152,48 poin ke level 4.878. LQ 45 juga ditutup berada di zona hijau 4,56 persen atau 36,26 poin ke level 830,67. Padahal, pada pembukaan perdagangan akhir Minggu, Jumat(14/3/2014) kemarin, IHSG berada di zona merah.
Pengamat Ekonomi Kiswoyo Adijoe mengatakan penguatan IHSG ini bersifat ekspektasi sesaat, namun tetap masih dalam koreksi sehat. “Dengan terpilihnya Jokowi, IHSG bisa tembus 5.000 dalam waktu dekat, tidak sampai akhir tahun ini malah,” ujarnya, Sabtu(15/3/2014).

Diakuinya, tahun politik bisa membantu perbaikan perekonomian nasional. Khususnya bursa saham dan nilai tukar rupiah. “Memang bisa mendukung, IHSG dan Rupiah bisa naik. Rupiah bisa di Rp 10.500-11.500,” jelas dia.
Saham-saham sektoral rata-rata ditutup menguat. Tercatat, saham pertanian naik 0,62 persen, saham manufaktur naik 2,64 persen, saham finance naik 6,92 persen, saham infrastruktur naik 2,08 persen, saham konsumer naik 1,10 persen dan saham properti naik 2,40 persen.
Memang kini nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat menjadi Rp.11.335,- atau naik 0,78 persen, dari nilai tukar sebelumnya yang berada dikisaran Rp.12 ribu lebih.(mc/r7)