Salah Sebut Nama, Dahlan Minta Maaf

Tidak ada komentar 187 views

Jakarta (DOC) – Mengaku salah sebut dua nama Anggota DPR RI yang diduga terlibat pemerasan perusahaan BUMN, Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan menyatakan permintaan maaf. Sebelumnya, dua anggota dewan tersebut dilaporkan kepada Badan Kehormatan DPR RI sebagai terduga pemeras perusahaan BUMN.

Usai rapat dengan BK DPR RI di Gedung DPR/MPR kemarin, Dahlan mengatakan, pekan lalu dirinya mengirim surat yang isinya merevisi dua nama anggota DPR yang sebenarnya tidak terkait sama sekali, tapi namanya ikut terlampir yakni Muhammad Ikhlas El Qudsi dan Andi Timo Pangerang.

Menurutnya, pencantuman dua nama tersebut adalah kekhilafannya karena setelah dicermati ulang, ternyata tidak terkait pada anggota DPR RI yang menjadi terduga pemeras perusahaan BUMN.

Karena itu, dia menyatakan meminta maaf dan berusaha memperbaikinya dengan membuat siaran pers. “Kepada dua orang itu saya minta maaf. Saya juga sudah membuat siaran yang menyatakan mereka bersih,” ujarnya.

Dahlan mengatakan, pada surat yang dikirimkannya kepada Badan Kehormatan DPR RI pekan lelau, selain merevisi dua nama anggota DPR RI tersebut, ia juga menambahkan dua nama baru anggota DPR RI sebagai terduga pemeras perusahaan BUMN.

Sebelumnya, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Muhammad Ikhlas El Qudsi menegaskan, dirinya tidak terkait sama sekali pada dugaan pemerasan kepada perusahaan BUMN. El Qudsi sempat mengancam, jika Dahlan Iskan melaporkannya ke Badan Kehormatan DPR RI, ia akan melayangkan somasi. (rol/r3)