Sambangi Pelanggan Wonokromo, PDAM Sarankan Warga Miliki Tandon Air

 Ekonomi, Pelosok Nusantara

Surabaya,(DOC) – Forum pelanggan PDAM kembali menggelar program Sambang Pelanggan di wilayah Kecamatan Wonokromo Surabaya, Senin(22/5/2017) malam.

Acara yang dikemas layaknya diskusi dan investigasi forum pelanggan seputar problem layanan PDAM ini, dimanfaatkan juga untuk mensosialisasikan program Meterisasi PDAM.

Dalam kesempatan itu, nampak hadir Plt Dirut PDAM Surya Sembada, Drs. Sunarno, Kabag. Perekonomian, M. Chalid, Sekertaris Perusahaan, M. Iqbal, Camat Wonokromo dan sejumlah jajaran direksi PDAM.

“Meterisasi PDAM ini sudah dijalankan dan bagi warga yang ingin mengganti meter airnya, bisa mengajukan ke kami,” ungkap Sunarno disela sambutannya.

Sementara itu, menanggapi keluhan warga soal debet air yang kecil di jam-jam tertentu, Sekertaris Perusahaan PDAM, M. Iqbal menjelaskan, PDAM berkeinginan untuk memenuhi target cakupan layanan distribusi air ke seluruh warga Surabaya hingga 100 persen. Dengan target tersebut, maka setiap tahun jumlah pelanggan PDAM bertambah, sehingga debet air ke pelanggan akan mengecil, jika distribusi air digunakan secara bersamaan.

“Estimasi kita bisa meng-cover semua. Tapi kalau digunakan secara bersamaan maka debet air akan kecil. Untuk itu pelanggan perlu memiliki tandon air,” paparnya.

Setelah berhasil membuka layanan online untuk pengaduan dan pembayaran rekening air, kini PDAM tengah memikirkan upaya untuk menekan biaya produksi air bersih agar tariff air PAM tak naik.

“Hampir 11 tahun tariff PDAM tak pernah naik, padahal harga bahan produksinya sudah naik semua. Sekarang harga air bersih produksi PDAM Surabaya paling murah se-Indonesia. Boleh dicheck,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Humas PDAM Surya Sembada kota Surabaya, Ari Bimo Sakti sempat memperagakan aplikasi online PDAM yang bisa di download lewat handphone android di google playstore. Dengan layanan online ini, pelanggan yang mengalami gangguan bisa langsung tertangani.

“Air keruh karena saluran air kotor atau kebocoran pipa, bisa diadukan semua secara online selama 24 jam. Kalau belum punya aplikasi online, bisa juga lewat telpon melalui call center PDAM, petugas akan menangani secepatnya,”  pungkas Ari Bimo.(rob7)