SatPol PP dan Biro Reklame, Saling Lapor

Tidak ada komentar 112 views

Surabaya , (DOC) – Pihak biro reklame CV. ANDA Advertising(AA), kini tengah bersiap untuk melaporkan tindakan Kepala Satpol PP Pemkot Surabaya, M Irvan kepada pihak berwajib dengan tuduhan dugaan pemerasan terhadap pihak CV.
Tudingan dugaan pemerasan itu disampaikan oleh Setyo Slamet Hariyadi alias Gimbos staff Komisaris CV ANDA terhadap Irvan dalam kaitan rencana penertiban reklame milik CV yang berada di 6 titik lokasi di Surabaya.
Seperti disampaikan oleh Slamet kepada para wartawan siang kemaren, M Irvan kepala Satpol PP telah meminta sejumlah dana ke pihak CV dengan alasan untuk uang saku ke Thailand sekitar sebulan lalu.
Ketika itu Irvan menekan CV AA agar memberikan uang dengan ancaman bakal mengambil tindakan pembongkaran terhadap reklame CV AA yang memang sedang mempunyai tunggakan pembayaran pajak kepada Pemkot Surabaya.
Menurut Slamet, awalnya Irvan meminta senilai 25 juta dengan alasan ke enam reklame masuk dalam kategori pelanggaran berat, “sempat terjadi nego yang kemudian disepakati pemberian uang senilai 20 juta rupiah kepada Irvan.” Kata Slamet, Senin(17/12/12)

Uang diserahkan oleh Trio perwakilan CV AA, dan kemudian diterima oleh staff satpol PP bernama Asmadi.” Setelah nego nego terjadi deal 20 juta, Tolong Van ojok terlalu larang ? Nggak iso iki nek nggak Selawe(25) gak isok .Wis ta aku jaluk Tolong iki onok 20 …..Yo wis gawa nang kantor.” ujar Slamet menirukan percakapan-Nya dengan Irvan saat dugaan permintaan uang itu terjadi.

Meski pada akhirnya uang itu dikembalikan lagi ke CV AA oleh Irvan dengan alasan dirinya takut kejadian ini terbongkar, namun menurut Slamet, tindakan ini sudah mengarah ke indikasi pemerasan. Menindaklanjuti kasus ini, pihak CV melaporkan kejadian ini kepada Inspektorat( Badan Pengawas )Surabaya untuk dilanjutkan kasusnya, sekitar 2 minggu yang lalu.
Bahkan Slamet mengaku telah menyampaikan kronologis kejadiannya kepada inspektorat diatas kertas bermeterai. “Pihak CV AA sekarang tengah mempertimbangkan langkah hukum atas masalah ini.” Imbuh Slamet.

Sementara itu menyikapi tuduhan yang serius terhadap dirinya, M Irvan Kepala Satpol PP Pemkot Surabaya membantah keras tuduhan itu.Bahkan Irvan balik menuding adanya upaya atau skenario yang telah direncanakan untuk membuat cerita seperti ini seolah dirinya melakukan pemerasan. Irvan juga siap dikonfrontir atas segala tuduhan yang disampaikan CV AA kepada dirinya. “Ada upaya fitnah untuk menjatuhkan dirinya atas persoalan ini.” Bantah Irvan saat dikonfirmasi para wartawan, di ruang kerjanya, Senin(17/12/12) siang.
Irvan menjelaskan, sebenarnya pihak CV AA yang datang sendiri menemuinya, tanpa diundang. Kemudian berupaya melakukan penyuapan agar 6 reklame tidak di bongkar.
Saat memberi uang, Irvan mengaku telah pulang ke rumah dan baru mengetahui adanya uang dari CV AA pada keesokan harinya. “ketika itu, saya tengah berada di bandara Soekarno Hatta Jakarta, untuk transit ke Thailand.” Jelasnya.
Irvan mengaku, mengetahui adanya pemberian uang itu saat dirinya ditelpon Wawali Bambang DH yang memberitahukan bahwa koleganya yakni CV AA , telah diperas oleh oknum Satpol PP. “saat itu saya langsung mengkonfirmasi anak buah saya untuk men checknya. Saat itu-lah, baru diketahui, adanya uang yang diberikan oleh CV AA, ke staffnya, setelah saya berada di rumah. Saya langsung perintahkan untuk mengembalikannya.” Imbuh-Nya.

Atas kejadian ini M Irvan kepala satpol PP pemkot Surabaya telah melaporkan juga ke walikota dan Inspektorat,bahkan dirinya meminta dikonfrontir dengan pihak CV AA. “saya juga akan mempersiapkan diri untuk menepuh jalur hukum, dengan menggugat balik CV AA yang telah mencemarkan nama baik saya.” Tegas Irvan. (K5/R7)