Satpol PP Gelar Razia KTP di Bubarkan Warga Putat Jaya

Surabaya,(DOC) – Puluhan warga Putat Jaya nekat membubarkan kegiatan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) kota Surabaya yang tengah menggelar operasi yustisi Kartu Tanda Penduduk (KTP) di pertigaan Jalan Girilaya, Sabtu(31/5/2014) malam. Sejumlah anggota Polrestabes Surabaya dan Garnisun III yang turut mendampingi razia KTP, terkesan membiarkan aksi pembubaran tersebut.

Razia KTP yang digelar pada pukul 23.10 Wib, hanya berjalan kurang dari satu jam saja dengan hasil nihil, setelah warga Putat Jaya meminta petugas menghentikan razia KTP. Petugas Satpol PP Kota Surabaya yang semula menghadang para pengendara bermotor yang tengah melintas, praktis menghentikan kegiatannya tanpa ada perlawanan.

Puluhan pria yang mengaku berdomisili disekitar pemukiman Putat Jaya ini, sebelumnya sempat mendatangi petugas Satpol PP satu – persatu dan meminta para pengendara motor untuk melanjutkan perjalanannya.

Salah satu warga RW 11 Kelurahan Putat Jaya, Imam mengaku, Yustisi KTP yang digelar selama beberapa hari ini oleh Satpol PP Kota Surabaya, telah mengganggu kenyamanan warga. Ia menengarai, kegiatan tersebut hanyalah kamuflase saja untuk mensukseskan rencana penutupan lokalisasi Gang Dolly dan Jarak.
“Tujuan mereka itu, shock therapy bagi warga di sekitar lokalisasi Dolly yang sebentar lagi ditutup. Memang Walikota Surabaya sudah menyatakan menghentikan kegiatan razia di gang Dolly, tapi sebenarnya tidak. Buktinya razia KTP masih jalan sampai sekarang. Ini adalah cara halus agar warga tidak bereaksi, “katanya.

Ia menambahkan, dampak operasi Yustisi ini, membuat pengunjung Gang Dolly semakin jarang. Karena pengunjung yang berniat akan datang, sudah mendapat teror dulu dari petugas Satpol PP melalui pemeriksaan KTP.

“Mereka, para Satpol PP ini sebenarnya masih menebar terror kepada kami, yang berdomisili di sekitar Lokalisasi Dolly. Ucapan Risma untuk menghentikan segala kegiatan di Lokalisasi Dolly, hanya omong kosong. Walikota wanita itu penipu, “ tegas Imam.

Sementara itu, dalam waktu hampir bersamaan, Garnisun III dan Pihak Polrestabes Surabaya juga melakukan razia anggota TNI-Polri di Lokalisasi Dolly dan Jarak. Seperti razia sebelumnya, Petugas Keamanan ini, tak menemukan anggotanya yang berkeliaran di tempat lokalisasi terbesar se Asia Tenggara.(sp/r7)