SD Muhammadiyah 6 Terus Tingkatkan SDM Tenaga Pengajarnya Wujudkan QIIS

Foto : Tampak ustad dan ustadzah SD Muhammadiyah 06 Gadung menyimak kegiatan pelatihan guna mewujudkan sekolah dengan Tagline QIIS (Qur’anic & International Insight School)

Surabaya,(DOC) – Tekad Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 06 Gadung Surabaya untuk mewujudkan branding baru sebagai Qur’anic & International Insight School (QIIS) terus digenjot dengan melakukan pembenahan, sekaligus meng-upgrade para ustad dan ustadzah agar selalu novatif serta terbarukan.

Pembenahan tersebut berupa pelatihan kepada para tenaga pengajar SD Muhammadiyah 6 Gadung, dengan menghadirkan tutor guru senior di bidang Matematika dan Penanaman konsep yang benar dalam pembelajaran.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 06 Gadung, Ust. Munahar S.H.I menyatakan, sebagai salah satu sekolah unggulan di Surabaya, SDM para tenaga pengajar di SD Muhammadiyah 6 harus terus diberi amunisi dan nutrisi supaya peserta didiknya mudah menyerap pelajaran.

“Nutrisi dan amunisi yang bergizi perlu bagi para ustad dan ustadzah disini untuk memberikan pendidikan yang professional dan berkwalitas,” ucap Bendahara Majelis Pelayanan Sosial PDM Surabaya ini, Selasa(1/8/2017).

Fenomena yang dihadapi para siswa terhadap pelajaran sekarang ini, lanjut Ust. Munahar, yaitu stigma ‘horor’ atau menakutkan, terutama mata pelajaran matematika. Bahkan bagi sebagian besar siswa, mata pelajaran tersebut di ibaratkan ‘momok’ yang membuat siswa malas untuk bersekolah.

“Mata pelajaran  matematika dianggap “momok” , sehingga siswa tidak semangat sekolah. Namun bagi para guru di SD Muhammadiyah Gadung, anggapan seperti itu, justru menjadi  tantangan. Bagaiman para guru ini berinovasi memberikan pembelajaran yang menyenangkan hingga matematika tidak lagi menakutkan bagi siswa,” jelasnya.

Pelatihan para tenaga pengajar SD Muhammadiyah 6 Gadung ini, akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Untuk pelatihan kali ini, Ustadz Muhamad Romli, S.Pd. menjadi tutor Matematika senior yang sering dijuluki “Profesor”, memberikan teori konsep yang benar dalam pembelajaran matematika setelah sebelumnya dilakukan tes diagnostik/ pemetaan bagi Guru yang mengikuti pelatihan ini. “Mungkin setiap Sabtu kita adakan pelatihan. Selain pelajaran matematika yang dibedah, nanti juga akan ada materi – materi lainnya dengan menghadirkan tutor secara bergantian di bidanganya,” ujar Kepala Urusan Bidang Kurikulum, Ustadz Imam Masyhuri.(rob)