Segera Kirim Perubahan 2 Nama Jalan ke Gubernur, WS Anggap Biasa Aksi Walkout Anggota DPRD

foto : Whisnu Sakti Buana

Surabaya,(DOC) – Wakil Ketua DPRD kota Surabaya sebagai pimpinan sidang Paripurna soal perubahan nama jalan Dinoyo dan Gunungsari, akhirnya menggedok palunya, pertanda keputusan perubahan 2 nama jalan tersebut telah disahkan. Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Wali kota, Whisnu Sakti Buana, Sabtu(11/8/2018) pagi, sempat di warnai aksi walk out oleh 2 orang politisi Nasdem, sebagai tanda penolakan atas keputusan pimpinan sidang. Usai di sahkan ini, draft perubahan akan segera di kirim ke Pemkot Surabaya dan dimintakan persetujuan ke Pemprov Jatim. “Kalau dikirim hari ini, Sabtu(11/8/2018), maka Senin(13/8/2018) baru sampai ke Pemkot. Selasa(14/8/2018) dikirim ke Pemprov. Terserah Gubernur nanti kapan memberikan keputusan,” ujar Whisnu usai sidang paripurna. Whisnu juga menganggap aksi walkout 2 orang anggota DPRD dalam sidang Paripurna yang menolak keputusan perubahan sebagian nama jalan Dinoyo dan Gunungsari, adalah bentuk dinamika politik. “Hal itu biasa saja sebagai bentuk dinamisasi,” kata Whisnu yang akrab di panggil WS ini. Sebaliknya, politisi PDIP Surabaya ini malah memberikan apresiasi positif kepada kinerja Pansus Perubahan Nama Jalan yang bisa meminimalisir dampak ke masyarakat. Pengesahan Perubahan sebagian Nama jalan Dinoyo dan Gunungsari tidak ada kaitannya dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Sehingga WS membantah jika ada tudingan dari sejumlah pihak yang menganggap pengesahan ini dipaksakan, mengejar peresmian yang dibarengkan dengan tanggal Kemerdekaan HUT RI. “Anggapan itu mungkin upaya untuk mempolitisir saja,” tandasnya. Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Pansus perubahan nama jalan memutuskan bahwa jalan Gunungsari akan dirubah namanya menjadi Siliwangi hanya sepanjang 500 meter saja, mulai dari pintu masuk tol jalan Mastrip sampai rolak Gunungsari. Sedangkan untuk jalan Dinoyo tidak ada masalah karena warga sudah sepakat semua kalau namanya diubah. “Ada sekitar 35 KK penduduk jalan Dinoyo yang terkena dampak perubahan nama jalan. Namun kesemuanya sudah sepakat dan menyetujui,” ungkap Wakil Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan,  Agustin Poliana saat menggelar sidak di lokasi jalan, Jumat(10/8/2018) malam.(lm/r7)