Sehari Minimal 9 Kali Sapa Masyarakat Surabaya

Tidak ada komentar 283 views

Surabaya,(DOC) – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, Rasiyo-Lucy Kurniasari, menjadwalkan akan lebih banyak turun ke Masyarakat untuk mendongkrak popularitasnya. Alasannya, mereka ingin mengejar ketertinggalan popularitas dari pasangan incumbent, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. “Minimal kami akan turun ke masyarakat 9 kali dalam sehari, demi mengejar popularitas lawan,” kata Arifin, Liaison Officer pasangan Rasiyo-Lucy,  Selasa(15/9/2015).

Menurut Arifin, banyak hal yang sudah atau yang akan dilakukan oleh pasangan Rasiyo-Lucy ini untuk mendongkrak popularitasnya, diantaranya mereka telah menyapa masyarakat dengan hadir ke terminal Bratang Surabaya.

Selain itu, calon wali kota Surabaya, Rasiyo, juga sering berpindah-pindah masjid di beberapa daerah di Surabaya, untuk sekadar sholat berjamaah maupun untuk bersilaturrahmi dengan anggota Rukun Tetangga maupun Rukun Warga. “Intinya kami telah keliling ke beberapa daerah di Kota Surabaya,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, Rasiyo juga pernah menyapa pemilih pemula, yaitu mahasiswa di Universitas Muhammadiyah dan Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya. “Lumayan lah, mereka kan jumlahnya  ribuan pemilih pemula,” ujarnya.

Arifin menambahkan, tujuan pasangan Rasiyo-Lucy ini keliling di tengah-tengah masyarakat itu karena ingin mendongkrak dan menyaingi popularitas pasangan inkumben  yang saat ini masih tinggi. Pada dasarnya, lanjut dia, kubunya kalah start dengan pasangan inkumben yang telah lima tahun yang lalu selalu turun lapangan mengejar popularitasnya. “Makanya kami akan manfaatkan waktu yang tersisa ini untuk mengejar popularis mereka,”  kata dia.

Pasangan Rasiyo-Lucy ini resmi menjadi pesaing Risma setelah mendaftarkan diri ke KPU Kota Surabaya, Selasa, 8 September 2015. Bahkan, mereka telah berusaha melengkapi seluruh kekurangan berkas dokumen pendaftaran yang dipermasalahkan sebelumnya oleh KPU Kota Surabaya dan Panwaslu Surabaya, termasuk diantaranya surat keterangan pailit dari pengadilan Niaga dan surat keterangan pengganti ijazahnya, beberapa berkas yang masih kurang itu akan diserahkan pada masa perbaikan berkas.(r7)