Sehari Pasca Dilantik, Jokowi-Ahok Keliling Kampung

Jakarta (DOC) – Berbagai problem pelik  menanti Gubernur DKI Jakarta yang baru Joko Widodo dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. Untuk mengurai persoalan yang dihadapi, pasangan Jokowi-Ahok ini memiliki strategi  memahami terlebih dahulu akar masalahnya sebelum mengambil keputusan.

Menurut mantan Walikota Solo, Jawa Tengah ini, dalam menuntaskan masalah di ibu kota harus mengetahui akar masalahnya. Sementara akar masalah dapat diketahui apabila terjun langsung ke masyarakat, sehingga dapat mengetahui lebih dekat keinginan dari masyarakat.

Oleh karena itu, direncanakan pada Selasa (15/10)  setelah dilantik, Jokowi akan berkeliling kampung bersama sejumlah kepala dinas.

“Hari Selasa besok mau jalan-jalan ke kampung. Saya ingin ajak kepala dinas untuk melihat problem. Saya sudah tahu problem seperti apa. Saya akan tunjukan, ini lho ada problem. Dari beberapa alternatif, saya akan putuskan,” kata Joko Widodo, Senin (15/10).

Selama masa kampanye, Joko Widodo menjanjikan perubahan untuk Ibu Kota dan membuat kebijakan pro-rakyat seperti pendidikan gratis melalui kartu pintar, kesehatan gratis, penataan permukiman kumuh melalui program kampung susun.

Tidak hanya itu, Joko Widodo juga akan segera membenahi sistem transportasi di Ibu Kota yang berdampak mengurangi kemacetan lalu lintas. Namun, ia tetap akan melanjutkan program dari pendahulunya seperti Sutiyoso dengan Mass Rapid Transit (MRT), atau Fauzi Bowo dengan melanjutkan proyek Transjakarta.

Sementara itu, terkait pembagian tugas dengan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama, berdasarkan Undang-Undang Basuki akan bertugas melakukan pengawasan dan pembinaan PNS.

“Memimpin Jakarta ini kan pekerjaan besar,Untuk itu  nanti kita bagi, mana tugas Pak Basuki, dan mana tugas saya. Kita akan  lihat di lapangan dulu , beri kami waktu dua minggu,” ujarnya.  (K-4/R9)