Sekitar 66 Persen Surat Suara Pilgub 2018 Telah Di Distribusikan Oleh KPU Jatim

foto : bentuk Surat Suara Pilgub Jatim 2018

Surabaya,(DOC) – Mendekati pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ja.wa timur terus gencar mendistribusikan surat suara dan logisitik pelengkapan disejumlah daerah.

Sejak tanggal 15 Mei lalu, distribusi logistik Pilgub Jatim sudah dimulai dan rencananya akan selesai pada 30 Mei mendatang.

Komisioner KPU Jatim Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Dewita Hayu Shinta, menjelaskan, logistik Pilgub dan surat suara sudah terdistribusikan 66 persen dari total jumlah keseluruhan surat suara yang mencapai 30.943.732 lembar.

“Jumlah itu sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih tetap) ditambah 2,5 persen per –TPS(tempat pemungutan suara,red),” terangnya.

Menurut Dewita, sejumlah kabupaten/kota yang telah menerima surat suara, kini telah melakukan penyortiran dan melipat. Hal ini untuk mengetahui seberapa banyak surat suara yang rusak dan yang layak digunakan pada saat pemungutan suara.

“Ada yang sudah men-sortir dan melipatnya, dan kemudian dipacking dengan perlengkapan lainnya misalnya, tinta, segel dan bantalan,” imbuhnya.

KPU Jatim memastikan, jika ada surat suara  yang rusak, segera dilakukan pengajuan penggantian oleh pihak pemenang lelang, yakni PT. Pura Baru Tama, Kudus. Dewita menegaskan, penggantian surat suara yang rusak tak melalui proses lelang lagi, karena seluruhnya menjadi tanggung jawab pemenang tender.

“Proses tendernya melalui lelang dengan sistem E-Katalog oleh KPU RI,” paparnya

Ia mengungkapkan, demi faktor keamanan, pihak KPU melibatkan aparat kepolisian dalam distribusi logistik Pilgub. Proses distribusi didahulukan pada daerah yang secara geografis jangkauannya agak sulit, seperti kawasan kepulauan yang ada di Sumenep dan Gresik serta daerah yang jumlah daftar pemilih tetap(DPT) dikecamatan dan kelurahannya besar.

“Contohnya Kota Surabaya dan Kabupaten Malang.Pengiriman logistik ke beberapa kawasan kepulauan menggunakan alat transportasi umum, dan ditargetkan sebelum lebaran sudah selesai,” pungkasnya.(rob/r7)