Sekolah Dilarang Memungut Biaya Ijazah

Tidak ada komentar 203 views

Surabaya (DOC) – Menjelang akhir tahun pelajaran, sejumlah sekolah diimbau tidak melakukan pungutan liar (pungli), dalam bentuk apapun. Imbauan ini dikeluarkan Komisi D DPRD Surabaya menyikapi maraknya keluhan walimurid setiap menjelang akhir tahun pelajaran dan tahun ajaran baru.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Yayuk Puji Rahayu mengatakan, apapun modelnya sekolah dilarang memungut biaya lantaran sudah ditangani dengan dana Bantuan Opeasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA).

”Semua sekolah baik negeri maupun swasta, temasuk soal dana pengambilan ijazah yang kerap dikeluhkan walimurid, itu dilarang,” ujarnya, Selasa (7/5).

Hal serupa dikatakan Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Baktiono. Menurutnya, semua biaya mulai dari pelaksanaan ujian, belajar mengajar, dan hal-hal yang bersifat formal sudah ditangani BOS dan BOPDA.

”Jadi apabila ada sekolah yang coba-coba menarik iuran diluar ketentua, silakan lapor ke Dinas Pendidikan atau ke Komisi D, Dinas Pendidikan juga wajib menindak sekolahan tersebut,” katanya.

Di sisi lain, beberapa walimurid mengaku kecewa lantaran usai Ujian Nasional (UN) SMP beberapa waktu lalu, pihak sekolah menginformasikan mengenai biaya pengambilan ijazah.

”Ini tidak masuk akal, semuanya sudah ada BOS dan BOPDA kok,” ujar salah satu walimurid di kawasan Surabaya Barat. (r3/r4/r7)