Selama 2012, Jumlah Wisman ke Jatim Meningkat

Tidak ada komentar 149 views

Surabaya,(DOC) – Sebanyak 180.821 wisatawan mancanegara mengunjungi Jawa Timur selama Januari-November 2012 karena kian besarnya animo masyarakat pariwisata bepergian ke sejumlah objek wisata di provinsi ini.

“Tingkat kunjungan wisatawan asing ke Jatim itu mengalami peningkatan 7,04 persen dibandingkan angka kunjungan pada periode sama tahun 2011 sebesar 168.932 orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Irlan Indrocahyo, Jumat (4/1/2013).

Sementara, ungkap dia, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jatim melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada bulan November mencapai 19.995 orang. “Angka kunjungan tersebut meningkat 14,95 persen dibandingkan kinerja bulan Oktober 2012 yakni 17.394 orang,” ujarnya.

Dari jumlah wisatawan asing ke Jatim pada bulan November 2012, jelas dia, dominasi sebanyak 7.253 orang dikontribusi oleh kunjungan wisatawan berkebangsaan Malaysia. Angka kunjungan mereka meningkat 96,61 persen dibandingkan kinerja bulan Oktober 2012.

“Kemudian, posisi berikutnya diikuti kunjungan wisatawan asal Singapura sebanyak 1.686 orang. Besaran itu meningkat 9,77 persen dibandingkan angka kunjungan wisatawan Singapura pada bulan Oktober 2012,” katanya.

Lalu, ia menambahkan, peringkat selanjutnya ditempati oleh 1.132 wisatawan China yang datang ke Jatim. Tingkat kunjungan wisatawan asal Negeri Tirai Bambu ke provinsi ini selama November 2012 meningkat 5,01 persen daripada pencapaian Oktober lalu. Di sisi lain, kedatangan wisatawan asing ke Jatim berpengaruh besar terhadap tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Jatim pada periode sama.

Namun, sebut dia, pada bulan November 2012 TPK hotel bintang di Jatim hanya 49,91 persen atau turun 1,16 poin dibandingkan bulan sebelumnya di posisi 51,07 persen. Sesuai klasifikasi bintang, TPK hotel bintang empat tertinggi dibandingkan hotel bintang lain yakni 72,54 persen.

“TPK hotel bintang dua mencapai 52,05 persen, hotel bintang lima 45,56 persen, hotel bintang tiga 45,20 persen, dan hotel bintang satu 32,36 persen,” katanya. (k8/r4)