Selektif, PAN Usung Kader Sendiri Maju Pilgub Jatim

Surabaya (DOC) – Pilgub Jatim 2013 mendatang, dianggap serius oleh DPP Partai Amanat Nasional (PAN). Partai pendukung KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) di Pilgub 2008 lalu, semakin selektif memilih bakal calon gubernur maupun bacawagub.Tidak mau kecewa kedua kalinya, DPP PAN Jatim bakal lebih serius mengusung kader sendiri untuk maju dalam ajang Pemilihan Gubernur Jatim periode 2014-2019 dibandingkan mengusung kader dari partai politik lain. “Kami serius mengusung kader internal partai daripada kader eksternal. Sampai saat ini masih dalam tahap survei,” ujar Wakil Ketua Umum DPP PAN Dradjad Wibowo, Sabtu, (28/10)

Ia mengaku, survei tersebut sudah dilakukan dan akan menunggu hasilnya pada akhir Desember 2012. Namun dalam survei kali ini, pihaknya tidak hanya menyurvei kader internal, melainkan juga kader di luar PAN. Di kalangan kader internal, beberapa nama yang disebut-sebut sebagai calon pemimpin Jatim yakni mantan Bupati Lamongan Masfuk, Bupati Bojonegoro Suyoto, anggota DPR RI Dapil I (Surabaya-Sidoarjo), Soenartoyo.

Sedangkan nama di luar kader internal seperti Gubernur Soekarwo, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan tokoh-tokoh lain yang disebut akan maju dalam Pilgub Jatim, juga mendapat perhatian serius PAN.

“Semua masih berpeluang dan kami yakin banyak yang ingin maju dari PAN. Apalagi kami memperoleh 7 kursi di DPRD Jatim. Kami juga masih melakukan komunikasi politik dengan semuanya,” kata Dradjad yang juga Ketua Bidang Pilkada DPP PAN tersebut.

Meski begitu, yang menjadi perhatian serius dari PAN yakni nama Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. Menurut politisi kelahiran Surabaya tersebut, Gus Ipul merupakan tokoh yang dinilai layak maju memimpin Jatim.

“Gus Ipul (Saifullah Yusuf) itu ada warna birunya, dan dulu yang mengusung PAN. Dia juga dibawa langsung oleh Sutrisno Bachir, yang saat itu menjabat Ketua Umum DPP PAN. Jadi kami masih menunggu Gus Ipul, karena saat ini kumis Gus Ipul masih bisa ke kanan, maupun ke kiri,” tukas dia sambil tertawa.

Pakar ekonomi tersebut menjelaskan, pihaknya juga tengah menyusun langkah untuk berkoalisi dengan beberapa partai politik yang ingin bekerja sama memenangkan Pemilihan Gubernur Jatim yang dijadwalkan pada 29 Agustus 2013. “Kami tidak mungkin mengusung pasangan calon tanpa koalisi. Siapapun partainya, kami yakin dapat bersama-sama maju dan memiliki target memenangkan Pilgub Jatim,” ucapnya. (R-12/R- 6))