Semarakkan Bulutangkis, Gelar Coaching Clinic Diseluruh Sekolah

foto : Fuad Bernadi putra sulung Wali kota Tri Rismaharini

Surabaya,(DOC) – Gelegar aktivitas olahraga bulutangkis di Surabaya, masih minim. Bahkan sampai saat ini, Kota Pahlawan ini menghasilkan atlet bulutangkis terakhir adalah Sonny Dwi Kuncoro. Untuk itulah Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Surabaya berniat menumbuhkan minat anak sejak dini untuk cinta olahraga nomor 2 yang disukai masyarakat.

Disampaikan salah satu Wakil Ketua Pengkot PBSI Surabaya Bidang Pengembangan Fuad Bernardi, saat ini pihaknya gencar menyelenggarakan event internasional di Surabaya. Bahkan sejak 2016-2018 sudah ada dua event Internasional Wali Kota Cup yang digelar. Kebetulan selama dua event itu, dirinya menjadi ketua panitia pelaksana.

“Sejak 2013 memang sudah ada event serupa namun skalanya hanya nasional. Dan sejak 2016 barulah eventnya berskala internasional,” ujar Fuad, saat bertemu dengan sejumlah awak media di sebuah kedai kopi sekitaran jalan Wali kota Mustajab, Selasa(12/6/2018) malam.

Putra Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini mengaku memiliki program untuk tahun mendatang. Yang jelas, kata dia, Pengkot PBSI Surabaya akan menggelar event internasional Wali Kota Cup 2019. Event itu rencananya akan digelar sebelum bulan Ramadhan 2019.

“Kita juga akan mencari bibit sejak dini melalui SD dan SMP. Kita akan gelar coaching clinic dengan menggadirkan veteran bulutangkis Indonesia seperti Alan Budi Kusuma dan lainnya. Alan sudah konfirmasi siap hadir,” beber Fuad.

Pebulutangkis nasional itu akan melatih dan mengenalkannya ke sekolah-sekolah. Diharapkan program itu mampu menghasikan bibit unggul pebulutangkis asal Surabaya.

“Di Surabaya juga sebenarnya tetap menjalankan kejuaraan antar klub, hanya saja gaungnya kurang terdengar. Untuk itulah kita siap menggandeng media untuk menggaungkan kejuaraan-kejuaraan agar bisa menarik minat warga dan bisa menghasilkan bibit baru,” tegas dia.(rob/r7)