Seorang Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya Selamat

Surabaya,(DOC) – Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes kota Surabaya, Senin(14/5/2018) pagi tadi, yang di duga satu keluarga telah terungkap identitasnya.

Para pelaku diketahui menggunakan 2 motor yakni Honda Beat warna ungu dengan nopol L 6629 HF dan Honda Supra warna merah bernopol L 5539 G.

Informasi yang beredar, motor Supra merah merupakan milik Tri Ernawati dengan alamat Krukah Selatan 11-B/11 Kelurahan Ngagel Rejo, Wonokromo, Surabaya.

Satu keluarga yang diduga pelaku bom bunuh diri itu terdiri dari Tri Mulyono (50) kepala keluarga, Tri Ernawati (43) istri Mulyono dan AAP (7) anak yang dari keduanya.

Mereka menggunakan motor yang melaju lebih dulu. Sementara dua pelaku lain adalah M Daffa Amin Murdana (18) dan M Dary Satria (14), keduanya juga merupakan anak laki-laki dari kedua pelaku diatas.

Empat pelaku tewas, sedangkan AAP dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara guna menjalani perawatan setelah sempat diselamatkan oleh AKBP Roni Faisal,Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya.

Usai bom meledak, AAP(7) masih hidup dengan posisi tengkurap tertindih motor, di samping kiri ban mobil avanza hitam yang akan masuk di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya.

“AAP sempat berdiri sempoyongan dengan kondisi tubuh berlumuran darah. Saya gak tega melihanya dan langsung membopongnya, karena saya inget anak saya,” ungkap AKBP Roni Faisal, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, saat diwawancarai live oleh stasiun telivisi nasional.(rob/jn/r7)