Seorang Jamaah Haji Meninggal Indonesia, Usai Cium Hajar Aswat

Ilustrasi ibadah haji.

Surabaya,(DOC) – Seorang jamaah haji asal kabupaten Kediri Kloter 54 embarkasi Surabaya, Rohmat Abdul Latif (62) dikabarkan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia(KKIH) Mekkah, Saudi Arabia, Kamis(9/8/2018) kemarin.

Warga Jl. Mliwis Ringinrejo Kab. Kediri tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya saat tengah melakukan thowaf.

Informasi yang disampaikan oleh Syaiful Bahri, TPHI Kloter 54, bahwa almarhum bersama istrinya saat itu tengah Thawaf atau berjalan mengelilingi ka’bah sambil menunggu adzan maghrib.

“Usai sholat ashar, keduanya Thawaf sampai menunggu adzan maghrib,” kata Syaiful Bahri, melalui pesan Whatsapp-nya, Sabtu(11/8/2018).

Pada putaran ketiga, badan almarhum lemas dan sempat bersandar ke tubuh istrinya hingga terdorong kebelakang.

“Pada putaran ketiga almarhum berhasil mencium hajar aswad. Tapi setelah beranjak beberapa meter, badan almarhum disandarkan ke istrinya seperti mendorong istrinya dari belakang. Mendekati Hijir Ismail, napas almarhum terengah-engah dan terjatuh,” jelas Syaiful.

Seketika itu, jamaah haji lainnya menggotong tubuh almarhum dan diamankan diatas tembok Hijir Ismail dan lantas dibawa petugas keamanan ke KKHI Mekkah.

Tepat pukul 23.30 WAS, Jamaah asal Kediri tersebut dinyatakan meninggal dunia. Saat itu almarhum dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi di dampingi istrinya. Berdasarkan data Siskohat, almarhum dinyatakan dokter setempat terkena serangan jantung(cardiovascular diseases)

“Tak banyak komentar dari istrinya, karena selama di tanah suci almarhum kemana-mana selalu bersama istrinya,” terang Syaiful.

Lebih lanjut TPHI asal Kabupaten Kediri ini menjelaskan kalau Rohmat Abdul Latif ini merupakan salah satu jamaah resiko tinggi(Resti) yang terus dipantau oleh tim kesehatan. Namun sebelum kejadian ini, lanjut Saiful,  almarhum tidak pernah mengeluh sakit apapun selama berada di tanah suci.(hadi/r7)