Sepanjang 2014 Pemkot Baru “Pecat” Satu PNS

Tidak ada komentar 170 views

Surabaya,(DOC) – Memasuki tahun 2014, ketegasan Pemerintah kota(Pemkot) Surabaya terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nakal, mulai kendor.

Fakta ini bisa dibuktikan dengan daftar nama PNS dilingkungan Pemkot yang di berhentikan sepanjang tahun 2014, hanya satu orang. Padahal di tahun ini, banyak kasus korupsi yang melibatkan sejumlah PNS.

Jika dibandingkan tahun 2013 lalu, PNS yang dipecat mencapai 30 orang.

Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Sigit Sugiharsono mengungkapkan, satu PNS yang dipecat llantaran terlibat kasus penyalahgunaan narkotika dan obat obatan (Narkoba).

Ia membenarkan, jika dari tahun ke tahun jumlah PNS yang dipecat naik turun, yaitu pada 2011 jumlah PNS yang dipecat sebanyak 28 orang. Pada 2012 turun menjadi 19 orang. Lalu di 2013 naik lagi menjadi 30 PNS.

Menurut dia, penurunan jumlah PNS yang dipecat ini dikarenakan kesadaran mereka sebagai abdi dan pelayanan masyarakat sudah makin baik. “Dari pengalaman yang ada, rata-rata PNS yang dipecat karena kedispilinan kerja yang rendah,” kata Sigit Sugiharsono, Jumat (10/10/2014).

Sigit mengaku, selama ini pihaknya terus berupaya meningkatkan kedisiplinan PNS di Surabaya. Salah satunya dengan rutin menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas. “Saya sering  pada hari Jum’at mendapat perintah dari Walikota,” ungkapnya.

Selain menggelar Sidak, upaya mendisiplinkan PNS yang dilakukannya adalah dengan penghitungan jam bolos. Artinya, dalam aturan, ketika PNS tidak masuk selama 45 hari akan dipecat. Namun, 45 hari tidak dihitung pada berapa hari PNS itu tidak masuk, tapi berapa jam. “Ketika PNS itu telat satu jam, maka ini akan diakumulasikan dengan waktu-waktu lain dimana yang bersangkutan terlambat,” jelas Mantan Kadispora ini.(k1/r7)