Serahkan Kasus Buku Nikah Palsu ke Polda Jatim

Tidak ada komentar 201 views

Surabaya,(DOC)-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim Drs H Sudjak menegaskan bahwa Polda Jatim akan mengambil alih penanganan kasus buku nikah palsu yang melibatkan jamaah haji asal Pamekasan, Madura yang berangkat dengan Kloter 20 dan 48.
“Pertemuan kami dengan jajaran kepolisian dari Polsekta Sukolilo, Polrestabes Surabaya, dan Polda Jatim pada Senin (5/11) malam menyepakati bahwa kasus itu akan ditangani langsung Polda Jatim, bukan Polsekta atau Polrestabes,” katanya di konfirmasi Selasa (6/11).
Sudjak menuturkan, hasil pertemuan antara Kemenag Pusat, Kemenag Jatim, dan Polda Jatim memutuskan, ketiga institusi ini melanjutkan proses hukum kasus ribuan buku nikah palsu yang dibawa Buchori dkk.
Sebelumnya dengan alasan etika dan kemanusiaan, Buchori bersama istri dan dua rekannya diizinkan lebih dulu menunaikan ibadah haji. Namun sepulang dari tanah suci, mereka tetap harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum.
“Polisi memiliki prosedur tetap. Tapi memang harus dituntaskan untuk mengetahui, mata rantai pemalsuan buku nikah ini,” kata Dirjen Binmas Islam Kemenag Prof Abdul Djamil.
Kemenag Jatim langsung menindaklanjutinya, dengan membuat surat resmi kepada Kapolda Jatim. Isinya, Kemenag Jatim meminta penyelidikan Buchori bisa dilanjutkan. Bahkan mereka juga sudah membuat surat resmi pencekalan atas Buchori. “Bukan pencekalan, minta proses hukum kasus buku nikah Bukhori dilanjutkan,” kata Humas Kemenag Jatim Fatchul Arief usai pertemuan.
Menurut jadwal, keduanya akan tiba di Asrama Haji pada 19 November 2012 bersama kloter 48. Selain mereka dua rekan Buchori lebih dulu tiba yang juga membawa ratusan pasang buku nikah palsu. (r-12/r-7)