Setya Novanto Perintahkan Golkar Dukung Perppu Ormas dan Densus Tipikor

Setya Novanto diapit Fahri Hamzah dan Tjahjo Kumolo usai pengesahan RUU Pemilu.

Jakarta, (DOC) – Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI, Setya Novanto menggerakkan fraksinya di DPR untuk mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas (Perppu Ormas) yang saat ini sedang dibahas. Selain itu, Setya Novanto juga menggerakkan kekuatan yang dimilikinya untuk mendukung Densus Tipikor Polri.

Hal tersebut disampaikan Setya Novanto saat membuka seminar nasional Fraksi Partai Golkar MPR RI dengan tema “Revitalisasi Ideologi Pancasila Sebagai Landasan Perjuangan Partai Golkar” di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

“Saya tegaskan dan perintahkan Fraksi Golkar untuk mendukung Perppu Ormas. Perppu ini merupakan langkah yang tepat dalam rangka menerapkan langkah preventif menjaga Pancasila dari ormas-ormas yang nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila dan ingin ganti Pancasila dengan ideologi lainnya,” kata Setya Novanto.

Bagi Partai Golkar, kata Setya Novato, Pancasila sebagai ideologi negara merupakan ideologi final yang harus dipertahankan. Pancasila merupakan dasar negara yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama yang di Indonesia.

“Pancasila sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan agama lainnya. Bahkan nilai-nilai Pancasila menyesuaikan dengan ajaran luhur yang diajarkan semua agama,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Setya Novanto menegaskan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam mempertahankan Pancasila melalui penerbitan Perppu Ormas.

“Bagi siapapun yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi negara, maka dia akan berhadapan langsung dengan Partai Golkar. Entah ideologi komunisme, kapitalisme, atau ideologi berdasarkan agama-agama tertentu. Kami akan berada di baris paling depan berhadapan dengan pihak-pihak tersebut,” tambah Novanto.

Sementara terkait Densus Tipikor Polri, Setya Novanto menyatakan jika pekerjaan Densus Tipikor akan sama dengan Densus Antiteror.

“Densus Tipikor ini sama juga dengan hal-hal yang telah dilakukan pada saat Polri mengadakan Densus Antiteror. Golkar telah melihat di DPR itu telah dibahas begitu lama,” katanya.

Setya Novanto berharap pembentukan Densus Tipikor akan memberikan efek positif bagi kepolisian. Karena kepolisian telah berada di seluruh daerah di Indonesia sehingga dapat merambah kejahatan di daerah.

“Tentu kita harapkan densus ini melakukan arti yang sangat positif. Karena kepolisian ini sudah berada di seluruh Indonesia, berarti ini sama juga untuk bisa memberantas korupsi di mana hal-hal untuk di daerah ada di jaringan-jaringannya ini akan memberikan suatu arti yang sangat besar,” jelas Novanto.

Terkait sikap penolakan pembentukan Densus Tipikor dari Wakil Presiden Jusuf Kalla, Novanto akan menyerahkan kebijakan itu kepada pemerintah.

“Kita serahkan kebijakan di mana pemerintah itu nanti akan mengkaji dan tentu kita mengharapkan semua dapat berjalan dengan baik,” tutup Novanto.(kcm/dtc/ziz)

Tag: